Sanksi AS pada Iran, Layar Merah Harga Minyak Global

Rencana pembukaan kembali Selat Hormuz dari blokade de facto Iran menjadi angin segar yang mendorong penurunan harga minyak mentah dunia/(Ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Harga minyak mentah dunia kembali terkoreksi pada Jumat (20/6/2025) setelah Amerika Serikat menerapkan sanksi baru terhadap Iran. Sentimen pasar yang awalnya sempat memanas akibat serangan Israel dan balasan Iran, kini mereda oleh harapan negosiasi diplomatik.

Minyak mentah Brent ditutup pada US$ 77,01 per barel, turun US$ 1,84 atau 2,33%. Sementara itu, WTI untuk kontrak Juli melemah 0,28% ke level US$ 74,93 per barel. Meski demikian, secara kumulatif mingguan, Brent masih mencatat kenaikan 3,6% dan WTI naik 2,7%.

Pemerintah AS di bawah Presiden Trump mengenakan sanksi terhadap lebih dari 20 entitas, lima individu, dan tiga kapal terkait Iran, termasuk dua perusahaan di Hong Kong. Menurut John Kilduff (Again Capital), kebijakan ini bukan semata tekanan ekonomi, melainkan sinyal kesiapan AS menempuh jalur diplomasi untuk meredam konflik militer yang dapat mengganggu pasokan minyak global.