SELEB, FAKTANASIONAL.NET – Viralnya buku berjudul “Broken Strings” karya Aurelie Moeremans menimbulkan riuh di media sosial.
Buku yang mengupas luka masa lalu terkait child grooming tersebut membuat warganet sibuk menebak-nebak siapa sosok asli di balik karakter yang diceritakan, yang kemudian menyeret beberapa nama artis ternama.
Melalui akun media sosialnya, Aurelie meminta publik untuk lebih bijak dan berhenti melakukan aksi perundungan berdasarkan asumsi, dilansir pada 18 Januari 2026.
Ia menegaskan bahwa tujuan utama menulis buku ini bukan untuk membalas dendam atau menghakimi individu tertentu di dunia nyata. Aurelie merasa tidak nyaman melihat spekulasi liar yang justru melenceng dari pesan utama bukunya.











