JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Menjelang Ramadan dan Lebaran 2026, aktivitas transaksi perbankan digital diprediksi akan melonjak tajam. Momentum ini sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan aksi penipuan, terutama melalui modus phishing.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengimbau seluruh nasabah untuk ekstra waspada terhadap segala bentuk komunikasi yang meminta data pribadi dengan dalih apa pun.
Phishing umumnya dilakukan melalui email atau pesan singkat yang menyamar sebagai instansi resmi. Pelaku biasanya menggunakan bahasa yang mendesak atau menawarkan hadiah menggiurkan untuk memancing korban mengklik tautan palsu.











