FAKTANASIONAL.NET – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi tidak adanya tambahan korban jiwa pasca-gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut).
Berdasarkan pembaruan data hingga Sabtu (4/4/2026), angka fatalitas dan luka-luka masih merujuk pada laporan awal kejadian.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa situasi di lapangan saat ini masih dalam pemantauan intensif, namun kondisi korban di Sulawesi Utara tidak mengalami perubahan.
“Dampak gempa di Sulawesi Utara terdapat satu korban meninggal dunia di Kota Manado dan satu korban luka ringan di Kabupaten Minahasa,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (3/4/2026).
Kondisi di Maluku Utara
Berbeda dengan Sulawesi Utara, wilayah Maluku Utara dilaporkan nihil korban jiwa maupun luka-luka. Kendati demikian, guncangan hebat tersebut berdampak signifikan pada sektor permukiman warga.
Ratusan keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka karena kondisi bangunan yang terdampak atau demi alasan keamanan.
BNPB merinci persebaran keluarga yang terdampak di Maluku Utara sebagai berikut:











