Operasional Haji Hari Ke-8: 40 Ribu Jemaah RI Berangkat, Kemenhaj Perketat Layanan Kesehatan Berlapis

Haji/(ilustrasi/@pixabay)

FAKTANASIONAL.NET – Memasuki hari kedelapan operasional penyelenggaraan haji 1447 H/2026 M, arus keberangkatan jemaah calon haji Indonesia menuju Tanah Suci terus mengalir lancar.

Hingga Selasa (28/4/2026), tercatat sebanyak 40.796 jemaah yang terbagi dalam 104 kloter telah bertolak dari tanah air.

Dalam konferensi pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, mengungkapkan bahwa mayoritas jemaah kini sudah berada di Madinah untuk menjalani ibadah Arbain.

“Jumlah jemaah yang telah tiba di Madinah mencapai 93 kloter dengan total 36.483 jemaah. Seluruh proses kedatangan berlangsung tertib dengan pendampingan petugas sejak di bandara hingga ke hotel,” papar Maria.

Prioritas Layanan Kesehatan Berlapis

Seiring dengan meningkatnya jumlah jemaah di Arab Saudi, Pemerintah Indonesia memperketat pengawasan kesehatan.

Hingga saat ini, tercatat 1.373 jemaah menjalani rawat jalan, 30 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 54 jemaah mendapatkan perawatan di rumah sakit Arab Saudi.

Pemerintah juga mengonfirmasi total jemaah wafat hingga hari ini berjumlah dua orang, setelah satu jemaah asal Kabupaten Pasuruan, Kamariyah Dul Tayib (85), dilaporkan tutup usia pada 27 April kemarin.

Menyikapi dinamika kesehatan tersebut, Maria menegaskan bahwa sistem proteksi kesehatan bagi jemaah telah disiapkan secara komprehensif di berbagai titik.

“Pemerintah memastikan bahwa kesehatan jemaah menjadi prioritas utama. Layanan kesehatan disiapkan secara berlapis, mulai dari keberangkatan di tanah air hingga pelayanan di Tanah Suci,” ujar Maria.

Dukungan medis ini mencakup operasional 40 klinik di Makkah dan 5 klinik di Madinah, keberadaan KKHI, hingga penyiapan satu dokter dan satu tenaga kesehatan yang melekat di setiap kelompok terbang (kloter).