Tim Gabungan Lakukan Pencarian Pelajar Tenggelam di Danau Biru Sintang

Tim gabungan bersama warga setempat masih terus berupaya melakukan penyisiran untuk mencari korban yang dilaporkan tenggelam di kawasan danau. (Dok. Ist)

SINTANG, FAKTANASIONAL.NET – Seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Sintang dilaporkan hilang akibat tenggelam di kawasan Danau Biru Sengkuang Pal 4 Kabupaten Sintang pada Sabtu (20/6/2026).

Peristiwa nahas Pelajar Tenggelam di Danau Biru ini terjadi ketika korban sedang beraktivitas di luar ruangan bersama sejumlah rekan sebayanya.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun menyebutkan bahwa insiden memilukan ini bermula saat korban baru saja selesai melakukan rutinitas joging.

Korban bersama rombongan temannya tersebut kemudian memutuskan untuk singgah sejenak menikmati pemandangan di kawasan perairan tersebut.

Setibanya di lokasi kejadian korban beserta beberapa rekannya diduga memiliki niat spontan untuk berenang melintasi kawasan perairan itu.

Pelajar malang tersebut nekat menceburkan diri ke dalam air dengan tujuan akhir menyeberangi permukaan danau menuju ke sisi daratan seberang.

Namun sangat disayangkan korban diduga mengalami kelelahan fisik yang luar biasa sehingga tidak berhasil mencapai tepi daratan yang dituju.

Tubuh korban perlahan mulai kehilangan keseimbangan daya apung hingga akhirnya tenggelam tepat di bagian tengah perairan danau tersebut.

Sejumlah teman korban yang masih berada di lokasi kejadian sempat berupaya keras untuk memberikan pertolongan pertama dengan segera.

Upaya penyelamatan mandiri dari para saksi tersebut sayangnya tidak membuahkan hasil karena kondisi kedalaman air yang sangat membahayakan keselamatan jiwa.

Sadar akan situasi kritis tersebut rekan-rekan korban langsung bergegas melaporkan kejadian mengerikan ini kepada warga di sekitar lokasi.

Masyarakat setempat yang menerima laporan dari para pelajar tersebut segera meneruskan informasi kedaruratan kepada pihak berwenang untuk meminta bantuan evakuasi.

Petugas gabungan yang tiba di lokasi langsung melakukan pemetaan area perairan untuk memulai proses pencarian korban secara sistematis dan terukur.

Tim Search and Rescue gabungan terus bergerak menyisir sejumlah titik perairan yang diduga kuat menjadi lokasi awal hilangnya korban.

(*Red)