Belasan Rumah di Aceh Utara Rusak Parah Akibat Diterjang Bencana Angin Kencang

Ilustrasi angin kencang. (Dok. Ist)

FAKTANASIONAL.NET – Cuaca ekstrem berupa bencana angin kencang melanda wilayah Gampong Keude Geudong di Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara pada Rabu (8/7/2026) petang.

Peristiwa alam yang terjadi secara tiba-tiba sekitar pukul 18.00 WIB tersebut memporak-porandakan permukiman dan menimbulkan kepanikan warga setempat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Utara mencatat sebanyak 11 kepala keluarga terkena dampak langsung dari kejadian ini.

Kerusakan fisik bangunan mendominasi dampak dari bencana angin kencang yang menyapu kawasan permukiman padat penduduk tersebut.

Sebanyak tujuh unit rumah dilaporkan mengalami rusak berat akibat struktur bangunan yang tidak mampu menahan terjangan pusaran angin.

Selain itu terdapat satu unit hunian yang mengalami rusak sedang dan tiga unit lainnya berstatus rusak ringan.

Tim Reaksi Cepat dari instansi penanggulangan bencana daerah langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses penanganan darurat tahap awal.

Petugas bersama masyarakat bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan atap yang runtuh berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Para korban terdampak kini telah mengevakuasi barang-barang berharga mereka ke tempat yang dinilai lebih aman dari potensi reruntuhan.

Sebagian warga terpaksa mengungsi sementara waktu ke rumah kerabat terdekat karena hunian mereka tidak lagi layak ditempati malam itu.

Peristiwa destruktif ini terjadi di tengah laporan prakiraan cuaca yang menunjukkan curah hujan rendah di Pulau Sumatra pada pertengahan bulan ini.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengimbau pemerintah kabupaten dan kota untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan hidrometeorologi.

Walaupun musim kemarau mulai melanda wilayah Indonesia ancaman anomali cuaca tetap harus diwaspadai oleh masyarakat luas.

Pemerintah pusat meminta warga untuk segera melaporkan setiap kejadian kerusakan infrastruktur agar proses distribusi bantuan darurat dapat berjalan maksimal.

(*Red)