Rupiah Tembus Rp18.000, Pemerintah Yakin Investor Asing Segera Kembali

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa emosional hingga gebrak meja di DPR saat kinerjanya dikritik. Ia menjadikan keberhasilan penanganan krisis Agustus 2025 sebagai pembelaan."
DPR mendesak Kemenkeu segera mengeksekusi temuan kasus manipulasi ekspor CPO. (Dok. Ist)

FAKTANASIONAL.NET – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kini menyentuh level psikologis baru di angka Rp18.000 per dolar AS.

Menanggapi kondisi tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara terkait penyebab pelemahan mata uang Garuda serta masa depan arus investasi di tanah air.

Purbaya menjelaskan bahwa depresiasi rupiah yang terjadi akhir-akhir ini dipicu oleh kekhawatiran investor mengenai kondisi ekonomi domestik.

Namun, ia menekankan bahwa Indonesia baru saja mengantongi “lampu hijau” penting.

Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, S&P Global Ratings baru saja mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level BBB dengan outlook stabil.

Keputusan dari lembaga internasional ini menegaskan bahwa posisi Indonesia tetap layak investasi (investment grade) di tengah arus ketidakpastian ekonomi global.

Menurut Purbaya, kabar baik ini menjadi bukti nyata bahwa fondasi ekonomi nasional masih sangat kokoh. “Begitu peringkat ini keluar, pandangannya menjadi jelas bahwa fondasi ekonomi kita bagus.