240 Entitas BUMN Dikurangi Pemerintah, Danantara: Bangun Struktur Perusahaan Lebih Efisien dan Sehat
FAKTANASIONAL.NET - Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menyebutkan sebanyak 240 entitas BUMN telah dikurangi sampai Juli 2026 sebagai langkah membangun struktur perusahaan yang lebih efisien dan sehat. Selain itu mampu menciptakan ni…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) menyebutkan sebanyak 240 entitas BUMN telah dikurangi sampai Juli 2026 sebagai langkah membangun struktur perusahaan yang lebih efisien dan sehat.
Selain itu mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
"Kita ingin setiap aset BUMN dikelola sebagai satu kekuatan besar, bukan berjalan sendiri-sendiri. Kalau pengelolaannya makin terintegrasi, manfaatnya juga akan jauh lebih besar, baik untuk negara, dunia usaha, maupun masyarakat," kata Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria pada Jumat (3/7/2026).
BP BUMN terus melakukan pembahasan mengenai merger (penggabungan) pengelolaan aset BUMN dalam rapat internal yang dilakukan pada Kamis kemarin.
Rapat ini menjadi bagian dari upaya memastikan proses integrasi aset berjalan sesuai rencana, sekaligus memperkuat efektivitas pengelolaan portofolio perusahaan negara secara menyeluruh.
Pembahasannya difokuskan pada progres integrasi pengelolaan aset agar lebih efisien, terkoordinasi, dan mampu mengoptimalkan pemanfaatan aset BUMN secara berkelanjutan.
Dengan pengelolaan yang semakin terintegrasi, maka aset-aset BUMN diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih produktif, memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong terciptanya nilai ekonomi yang lebih besar bagi negara.
"BP BUMN bersama Danantara akan terus mendorong konsolidasi dan optimalisasi pengelolaan aset sebagai bagian dari transformasi BUMN yang berkelanjutan," ujarnya.
Melalui pengelolaan aset yang semakin terintegrasi, BUMN diharapkan menjadi lebih efisien, memiliki daya saing yang lebih kuat.
Selain itu mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat. (adm)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.