Fakta Nasional

46 Tahun Menyalakan Lentera Pendidikan, Yayasan Maju Bersama Muara Teweh Rayakan HUT RI ke-81 dengan Keceriaan Anak-Anak

Fakta Nasional — Merah Putih berkibar. Tawa anak-anak pecah. Di antara riuh perlombaan dan keceriaan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, terselip sebuah kisah panjang tentang pengabdian terhadap dunia pendidikan di…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Yusvan Connery Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 29 August 2026 📖 3 menit
46 Tahun Menyalakan Lentera Pendidikan, Yayasan Maju Bersama Muara Teweh Rayakan HUT RI ke-81 dengan Keceriaan Anak-Anak
Oplus_16908288
) -->

Fakta Nasional — Merah Putih berkibar. Tawa anak-anak pecah. Di antara riuh perlombaan dan keceriaan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, terselip sebuah kisah panjang tentang pengabdian terhadap dunia pendidikan di Kabupaten Barito Utara.

Itulah suasana yang mewarnai perayaan HUT RI ke-81 di lingkungan Yayasan Maju Bersama Muara Teweh, Jalan Padat Karya, Muara Teweh, Kalimantan Tengah.

Pengurus yayasan, tenaga pendidik, pembimbing hingga para siswa dan orangtuanya membaur dalam berbagai perlombaan bernuansa kemerdekaan, tak ada sekat. Semua larut dalam kegembiraan Merayakan HUT RI Ke-81.

Bagi anak-anak, kemerdekaan hadir dalam bentuk paling sederhana—bermain, tertawa, berkompetisi dan merasakan kebersamaan bersama teman-temannya.

Namun bagi Yayasan Maju Bersama, moment kemerdekaan tersebut memiliki makna yang jauh lebih dalam.

Sebab, selama hampir setengah abad, yayasan ini telah menjadi bagian dari perjalanan pendidikan anak-anak di Barito Utara.

Berawal dari keprihatinan seorang pendidik perjalanan Yayasan Maju Bersama tidak lahir dari kemewahan.

Pada 1978, ketika fasilitas pendidikan anak usia dini di Barito Utara masih sangat terbatas, Hj. Nurul Aini, S.Pd., melihat persoalan yang tidak bisa dibiarkan.

Anak-anak usia dini membutuhkan pendidikan bukan hanya tempat bermain saja, tetapi ruang untuk mendapatkan edukasi mengenal ilmu pengetahuan, membangun karakter dan mempersiapkan diri menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

Dari rasa prihatin tersebut, sebuah langkah kemudian diambil.

Yayasan Maju Bersama didirikan.
Sebuah keputusan yang pada masa itu mungkin terlihat sederhana, tetapi kemudian berkembang menjadi perjalanan panjang pengabdian pendidikan yang telah melewati pergantian generasi.

Dari Pendidikan Anak Usia Dini Menuju Jenjang yang Lebih Luas
Kini.

Yayasan Maju Bersama telah berkembang dengan menaungi pendidikan anak usia dini melalui Kelompok Bermain (KB) Wardathul Jannah (Adinda) serta PAUD/TK Raudathul Ilmi.

Perjalanan tersebut belum berhenti pada pendidikan anak usia dini,
Yayasan Maju Bersama juga merencanakan pengembangan pendidikan melalui pendirian Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Raudatul Ilmi pada 2027 mendatang.

Rencana itu menjadi babak baru dalam perjalanan yayasan, jika selama ini fokus pendidikan berada pada fase awal tumbuh kembang anak, maka kehadiran SDIT diharapkan dapat memperluas kesinambungan pendidikan sekaligus memberikan pilihan pendidikan yang lebih lengkap bagi masyarakat.

Alumni Menjadi Jejak yang Tak Bisa Dipungkiri

Ukuran keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak selalu terlihat dari gedung yang megah.

Kadang, ukurannya justru terlihat dari perjalanan para alumninya.
Sejumlah alumni Yayasan Maju Bersama kini telah menapaki berbagai profesi. Ada yang menjadi dokter, aparatur sipil negara (ASN) dan menekuni bidang profesi lainnya.

Mereka adalah bagian dari cerita panjang yayasan, anak-anak yang dahulu belajar, bermain dan mengenal dunia untuk pertama kalinya di lingkungan pendidikan tersebut, kini telah tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan luat biasa dengan perjalanan masing-masing.

Jejak itu sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Yayasan Maju Bersama.

Kepercayaan masyarakat Muara Teweh dan para orang tua murid pun menjadi bagian penting dalam perjalanan yayasan mempertahankan eksistensinya di tengah perubahan zaman.

Kemerdekaan Dimulai dari Ruang Kelas, Perayaan HUT RI ke-81 akhirnya menjadi sebuah pesan sederhana namun kuat.

Bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang upacara, bendera dan seremonial. Kemerdekaan juga tentang kesempatan setiap anak untuk mendapatkan pendidikan.

Tentang bagaimana seorang anak diberikan ruang untuk belajar, tumbuh, bermimpi dan suatu hari menentukan masa depannya sendiri.
Karena itu, di balik perlombaan yang dipenuhi tawa anak-anak Yayasan Maju Bersama, ada sebuah pesan yang jauh lebih besar: masa depan bangsa sedang tumbuh di depan mata.
Dan pendidikan adalah salah satu cara paling penting untuk menjaganya.
Dari Muara Teweh, perjalanan Yayasan Maju Bersama yang dimulai sejak 1978 terus berlanjut.

Dari satu generasi ke generasi berikutnya, dari ruang pendidikan anak usia dini, mimpi-mimpi besar itu mulai ditanam. 46 tahun lebih mengabdi, Yayasan Maju Bersama bukan hanya mendidik anak untuk hari ini, tetapi ikut menyiapkan manusia untuk Indonesia di masa depan.(Van)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK