65 Orang Ditangkap Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Sita Sajam hingga 201 Botol Molotov
FAKTANASIONAL.NET - Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang yang diduga hendak membuat kerusuhan dalam aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 di kawasan DPR, Jakarta. Penindakan tersebut dilakukan Tim Preventive Strike setelah polisi melakukan patroli siber…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang yang diduga hendak membuat kerusuhan dalam aksi demonstrasi 27 Agustus 2026 di kawasan DPR, Jakarta. Penindakan tersebut dilakukan Tim Preventive Strike setelah polisi melakukan patroli siber untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan.
Peristiwa itu berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026. Dikutip dari AFU.ID, pengungkapan melibatkan Ditreskrimum dan Ditresiber Polda Metro Jaya. Polisi turut menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan rencana tindakan anarkistis.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan sebanyak 65 orang telah diamankan dalam rangkaian operasi tersebut.
"Dari rangkaian ini ada 65 orang yang sudah diamankan oleh Ditreskrimum dan Ditsiber Polda Metro Jaya," kata Budi dalam konferensi pers.
Dari penindakan tersebut, aparat menyita senjata tajam, airsoft gun, obat-obatan keras, perangkat komunikasi, serta jeriken berisi bensin. Polisi juga menemukan 201 botol kaca lengkap dengan sumbu yang diduga berkaitan dengan pembuatan bom molotov.
Menurut Budi, barang-barang itu terindikasi akan digunakan untuk tindakan anarkisme ketika demonstrasi berlangsung. Ia menyebut sejumlah barang tersebut tidak diperbolehkan dibawa dalam penyampaian pendapat berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998, khususnya Pasal 9.
"Barang-barang dibawa yang ditemukan oleh tim preventif strike barang-barang yang tidak diperbolehkan oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 dalam penyampaian pendapat, tertera Pasal 9 barang-barang yang tidak diperbolehkan dibawa pada saat penyampaian aspirasi," tutur Budi.
Meski telah diamankan, polisi masih mendalami motif serta latar belakang ke-65 orang tersebut. Penyidik juga memeriksa kemungkinan keterkaitan mereka dengan massa yang mengikuti demonstrasi.
"Ini masih dilakukan pendalaman apakah dari 65 orang yang diamankan merupakan bagian dari saudara-saudara kita yang menyampaikan aspirasi," ucap Budi.
Sebelumnya, Menko Polkam Djamari Chaniago membenarkan adanya sejumlah orang yang diamankan untuk diperiksa sejak malam sebelum aksi. Hal itu disampaikannya setelah mengikuti jalan sehat bersama Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri dan Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi di GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (27/8/2026).
"Kapolda menyampaikan kepada saya dari sejak tadi malam itu dilakukan bahwa ada beberapa orang yang sudah kita periksa, yang kita tahan untuk sementara untuk itu," kata Djamari kepada wartawan.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.