Fakta Nasional

8 Fakta Iran Menang Perang Secara Esensial

FAKTANASIONAL.NET - Apapun sekarang narasi yang dikembangkan oleh media Barat atau Arab tentang perang Iran, maupun narasi yang disampaikan oleh Trump sendiri setiap saat di gedung putih. Tapi ada fakta fakta yang substansial yang tidak bisa dibanta…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 10 October 2026 📖 3 menit
8 Fakta Iran Menang Perang Secara Esensial
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Apapun sekarang narasi yang dikembangkan oleh media Barat atau Arab tentang perang Iran, maupun narasi yang disampaikan oleh Trump sendiri setiap saat di gedung putih.

Tapi ada fakta fakta yang substansial yang tidak bisa dibantah oleh siapapun. Yang menunjukkan Iran masih memenangkan perang secara esensial.

Pertama: Iran masih mengendalikan Selat Hormuz secara utuh, dan Trump semakin terjepit dengan kenaikan harga energi didalam negeri.

Kedua: Program nuklir Iran masih tak tersentuh, sehingga AS masih terus berupaya agar bisa menghancurkan program nuklir Iran, dengan rencana serangan baru sebelum pemilu atau setelah pemilu sela AS.

Ketiga: Sanksi ekonomi tambahan terhadap Iran tetap tidak mampu melemahkan Iran, walaupun Iran berdarah darah secara ekonomi, tapi pemerintah Iran masih bisa survive bahkan sampai Trump lengser dari gedung putih.

Keempat: Pentagon baru saja mengakui bahwa selama perang dengan Iran, mereka mengalami kerugian sangat besar, termasuk kehilangan total 81 pesawat selama perang, baik pesawat tempur, pesawat angkut, pesawat radar, drone canggih dll.

Kelima: Program balistik Iran juga tidak tersentuh, bahkan Iran sekarang masih sangat leluasa memproduksi rudal balistik, hipersonik, dan bahkan menaikkan daya jangkau yang lebih jauh. Padahal salah satu tujuan perang AS dan Israel ke Iran adalah menghancurkan program balistik Iran selain program nuklir Iran.

Keenam: Pengaruh Iran di kawasan itu juga semakin meningkat, Proxi Iran yang juga semakin kuat kecuali HMS di Gaza yang sekarang sedang dilemahkan oleh BoP dan serangan kontinyu dari Israel.

Proxi Proxi Iran terus menguat dan tak bisa dihancurkan, baik yang ada di Lebanon, Irak, sampai Yaman yang sekarang tumbuh pesat dalam perang dengan Saudi.

Di Irak dan Lebanon, Proxi Iran lebih kuat dari negara itu sendiri yang sekarang disupport AS dan Israel. Pemerintah Irak dan Lebanon saat ini tidak bisa menyangkal, bahwa kekuatan Proxi Iran disana lebih kuat dan bisa menggulingkan rezim mereka kapan saja terutama jika pecah perang regional.

Ketujuh: Pakta Mekkah yang beranggotakan Arab Saudi, Turki, dan Pakistan tidak bisa berjalan dengan baik, ada penolakan rakyat Pakistan dan rakyat Turki yang sangat kuat di arus bawah untuk terlibat mendukung Saudi menyerang Houthi di Yaman.

Anda bisa catat, saya memprediksi, pakta Mekkah ini akan mandul dan bahkan bisa bubar di tengah jalan, minimal bisa bias dan tanpa arah. Karena pakta Mekkah sebenarnya adalah pakta yang dipaksakan Arab Saudi karena eksistensi nya terancam.

Ada harga yang akan dibayar sangat mahal oleh Pakistan dan Erdogan apabila melanjutkan pakta Mekkah dengan format seperti saat ini, format kepentingan Arab Saudi dalam melawan Houthi,atau melawan Iran. Harga mahal yang saya yakin tidak akan mampu ditebus Erdogan dan Pakistan jangka panjang.

Pakistan bergabung ke pakta Mekkah lebih karena uang yang dikasih oleh Saudi, Erdogan bergabung dengan pakta Mekkah untuk melonggarkan tekanan kepada pemerintahan dia yang saat ini sedang ingin memasuki tahapan pemilu.

Pakistan sendiri adalah negara korup dan Aliansi AS paling kuat di kawasan itu, uang dan suap bisa menjadi salah satu alasan Pakistan mau gabung dengan pakta Mekkah dagelan bikinan Saudi. Pakta Mekkah sebenarnya tidak punya tujuan yang jelas dan jangka panjang.

Kedelapan: Sampai masa jabatan Trump berkahir, kondisi GeoPolitik di Asia Barat kemungkinan tidak akan berubah banyak dari status sekarang, Iran tidak akan tumbang dan akan semakin berpengaruh di kawasan itu dimasa mendatang, seiring menurunnya pengaruh AS di kawasan itu.

Semua kondisi di lapangan saat bertentangan dengan apa yang dinarasikan oleh media Barat atau apa yang dikatakan Trump setiap saat. Iran tidak sama posisi membutuhkan deal deal an dengan AS dibawah Trump, kecuali memenuhi syarat yang menguntungkan Iran.

Kemajuan yang dialami Houthi dan kemampuan mereka mengimbangi kekuatan Arab Saudi dan aliansinya di Yaman saat ini, justru akan mengubah lanskap lain di Yaman dan menaikkan posisi tawar Iran yang saat ini sangat firm mendukung Houthi ( Ansharullah).

Semua kegaduhan media media dan narasi gedung putih, tidak sama sekali mengubah fakta apapun di lapangan, bahwa AS tidak bisa berbuat banyak di Iran, Iran yang tetap tegak bahkan tumbuh, juga kondisi kekalahan AS dan Israel yang semakin hari semakin mereka tidak bisa tutupi.

Oleh: Tengku Zulkifli Usman

Sumber: FB @Tengku Zulkifli Usman


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK