AHY Sambut Investor Global di ICI 2025: 46 Proyek Infrastruktur Senilai Rp200 Triliun dari Jalan Tol hingga Energi Terbarukan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membuka gelaran Indonesia Conference on Infrastructure (ICI) 2025 dengan mengundang investasi swasta untuk 46 se…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), membuka gelaran Indonesia Conference on Infrastructure (ICI) 2025 dengan mengundang investasi swasta untuk 46 sektor strategis.
Acara berlangsung selama dua hari di Jakarta International Convention Center (JICC) mulai Rabu, 11 Juni 2025, dengan fokus pada ketahanan pangan, perumahan, hingga energi terbarukan. “Kami menyambut investor global, bukan hanya untuk keuntungan finansial, tetapi juga sebagai mitra dalam transformasi jangka panjang,” tegas AHY.
Pemerintah menyiapkan sejumlah proyek besar di sektor transportasi, antara lain:
Tol Gilimanuk–Mengwi: investasi Rp 25,4 triliun
Tol Pejagan–Cilacap: Rp 27,59 triliun
Tol Sentul Selatan–Karawang Barat: Rp 34,75 triliun
Selain itu, TPST Manggar di Balikpapan dibuka untuk investasi US$ 115,31 juta, menunjang pengelolaan sampah terpadu.
Untuk energi masa depan, pemerintah menawarkan pendanaan pada PLTM di beberapa bendungan:
Bendungan Tapin: US$ 5 juta
Bendungan Leuwikeris: US$ 16 juta
Bendungan Cipanas: US$ 4,81 juta
Bendungan Karalloe: US$ 7,94 juta
AHY menekankan pentingnya pengembangan energi surya, hidro, panas bumi, waste-to-energy, jaringan listrik pintar, dan elektrifikasi desa seiring meningkatnya permintaan energi akibat pertumbuhan mobil listrik dan digitalisasi industri.
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko IPK, Rachmat Kaimuddin, menambahkan bahwa nilai total proyek yang ditawarkan di ICI 2025 mencapai sekitar Rp 200 triliun. Semua proyek disusun mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan siap dipresentasikan kepada investor global.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.