Akbar: Demo di DPR 27 Agustus 2026 Mengarah Makar
FAKTANASIONAL.NET - Isu makar menggulingkan Presiden Prabowo Subianto muncul di sosmed. Antara lain, digoreng di Forum Keadilan TV dalam dialog antara Indra J. Piliang sebagai host dengan aktivis Akbar Husein. Forum wawancara yang diberi nama Madilo…
FAKTANASIONAL.NET - Isu makar menggulingkan Presiden Prabowo Subianto muncul di sosmed. Antara lain, digoreng di Forum Keadilan TV dalam dialog antara Indra J. Piliang sebagai host dengan aktivis Akbar Husein.
Forum wawancara yang diberi nama Madilog itu membahas aksi demo di Gedung DPR RI pada Kamis, 27 Agustus 2026 lusa. Mereka sepakat bahwa demo tersebut bisa menimbulkan kerusuhan dan berakhir dengan makar menggulingkan Presiden Prabowo.
Akbar Husein adalah koordinator tahanan politik yang berdemo di kantor Bawaslu pada 21 dan 22 Mei 2019. Untuk itu Akbar sudah menjalani hukuman 10 bulan penjara.
Wawancara mereka dalam video berdurasi 46 menit 31 detik itu beredar di medsos, dan viral.
Indra: Bagaimana tanggapan Anda atas aksi demo yang akan diadakan 27 Agustus 2026 nanti?
Akbar: Militansi Supriyono alias Botok dan Teguh perlu diapresiasi. Mereka mengusung isu RUU Perampasan Aset Koruptor yang sudah sangat lama belum bisa disahkan sebagai undang-undang.
Kelompok massa AMPB Didukung para driver Ojol di Jakarta
Kemudian Akbar mengulas saat ia dan kawan-kawan berdemo di Bawaslu, 21-22 Mei 2019. Demo itu berujung bentrok antara pendemo dengan polisi.
Akbar mengatakan, saat itu rekening miliknya di bank swasta nasional diblokir. Dikira aparat, di situ ada donasi dari warga untuk pendemo. Namun di pengadilan, hal itu tak terbukti.
Akbar: "Jadi, di kasus ini, para pemuda dari Pati, Jawa Tengah, yang menamakan diri AMPB yang rekeningnya diblokir Bank Mandiri, sama dengan kasus yang dialami Akbar pada 2019.
Indra: Apakah agenda demo yang mendesak DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset Koruptor ini ujung untuk menggulingkan presiden?
Akbar: Itu saya setuju, Bang.
Dijelaskan Akbar, isu besarnya menggulingkan presiden di demo Kamis, 27 Agustus 2026
Indra: Apakah tujuannya bakar-bakaran, lalu masuk ke Gedung?
Akbar: Targetnya Gedung DPR. Jika massa bisa masuk pagar halaman gedung, maka akan terjadi gerakan seperti tahun 1998, tergulingnya Presiden Soeharto.
Menurut Akbar, demo itu sangat berbahaya, akan digunakan sebagai momentum kudeta.
Akbar: Karena kekuatan massa, misalnya bisa menjebol pagar Gedung DPR, lalu mereka masuk menguasai gedung, itulah makar untuk menggulingkan pemerintah.
Akbar: "Massa akan mendesak MPR melakukan Sidang Istimewa, memakzulkan Presiden Prabowo."
Indra: Jadi, masuk akal ya gedung-gedung mal dipagari tinggi-tinggi?
Jawab: Ya, sangat masuk akal. Para pemilik pengelola mal rupanya sudah mencium adanya rencana-rencana Gerakan besar.
Ya, pengusaha mana yang mau asetnya dibakar, dijarah?
Indra: Ya, jangan sampai itu terjadi. Apakah ada unsur intelijen asing?
Akbar: Berdasarkan pengalaman tahun lalu, sopir ojol dapat order dari Malaysia utk kirim ribuan paket makanan ke Gedung DPR. Tipsnya gede, Rp 100 ribu per paket makanan. Ya... teman-teman ojol senang. Lalu terjadilah tragedi itu.
Dialog tersebut tidak mengungkap indicator spesifik yang mengarah ke tindakan makar. Mereka hanya memprediksi makar, berdasarkan heboh rencana demo di Gedung DPR pada Kamis, 27 Agustus 2026. (*)
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.