Akuisisi iNews Group oleh Republikorp, Bisnis Media Hary Tanoe Masuk Babak Baru
FAKTANASIONAL.NET - Pengusaha sekaligus politikus Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, melalui PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), melepas iNews Group kepada PT Republik Media Anak Bangsa (RMAB), entitas dari Republikorp Group milik pengusaha Norman Joes…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Pengusaha sekaligus politikus Indonesia, Hary Tanoesoedibjo, melalui PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), melepas iNews Group kepada PT Republik Media Anak Bangsa (RMAB), entitas dari Republikorp Group milik pengusaha Norman Joesoef.
Transaksi tersebut menjadi bagian dari rencana membangun sinergi dalam ekosistem media terintegrasi. Informasi ini dikutip dari Katadata, 22 September 2026.
Republikorp Group sendiri merupakan kelompok usaha nasional yang memiliki bisnis di sektor energi, sumber daya mineral, infrastruktur, industri pertahanan, dan media. Grup tersebut juga menjalankan sejumlah kerja sama strategis dengan mitra di dalam maupun luar negeri.
"PT Republik Media Anak Bangsa (RMAB) adalah entitas Grup yang menaungi kegiatan usaha di bidang media dan menjadi pihak pengakuisisi dalam transaksi," tulis manajemen MNCN dalam penjelasan resmi yang dikutip Kamis (17/9).
RMAB menandatangani perjanjian kerja sama dengan MNCN dan PT Sinergi Terang Abadi (STA) pada 14 September 2026. Kesepakatan itu mencakup iNews Media Group (IMG), PT MNC Televisi Network (MTN) yang mengoperasikan iNews TV, serta PT MNC Multimedia Nusantara (MMN) yang mengelola portofolio radio Grup.
Kerja sama juga melibatkan PT Media Platform Indonesia (MPI) milik STA. Di dalam ekosistem tersebut terdapat sejumlah platform berita digital, seperti Okezone.com, iNews.id, Sindonews.com, dan News+.
Selain itu, iNews memiliki IDX Channel melalui saluran televisi dan portal digital yang menyajikan informasi pasar modal, ekonomi, bisnis, serta industri keuangan.
Secara keseluruhan, platform yang masuk dalam kerja sama tersebut memiliki sekitar 72 juta pengikut dan pelanggan di media sosial. Platform-platform itu juga mencatat sekitar 1,8 miliar tayangan setiap bulan.
Setelah transaksi, RMAB, MNCN, dan STA akan mengintegrasikan bisnis media berita dan olahraga melalui platform konvensional maupun digital.
Fokus berikutnya meliputi penguatan pemberitaan nasional dan daerah, pengembangan konten olahraga, serta percepatan transformasi digital dan distribusi lintas platform. Manajemen juga menyatakan independensi redaksi tetap dipertahankan.
Keputusan pemberitaan disebut tetap berada di tangan jajaran redaksi dengan mengacu pada Undang-Undang Pers, Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran, serta kode etik jurnalistik. Selama masa transisi, layanan televisi, radio, dan platform digital tetap beroperasi.
CEO IMG dan Co-CEO MNC Group, Angela Tanoesoedibjo, menyebut aksi korporasi tersebut sebagai langkah penting untuk memperkuat dan mempercepat transformasi ekosistem media berita dan olahraga.
“Kami optimistis kemitraan ini akan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi pemirsa, pengguna, mitra usaha, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan,” tulis Angela dalam keterangan resmi keterbukaan informasi BEI, dikutip Kamis (17/9).
Sementara itu, Founder and Chairman Republikorp Group Norman Joesoef optimistis terhadap prospek jangka panjang industri media Indonesia.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat ekosistem informasi nasional serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan masyarakat Indonesia,” ucap Norman.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.