Fakta Nasional

Alarm Polusi Udara Indonesia: Hujan Mengandung Mikroplastik, DPR Desak Regulasi Limbah Tekstil

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Anggota Komisi XII DPR, Yulian Gunhar, menyampaikan keprihatinan atas temuan air hujan di berbagai wilayah Indonesia yang terbukti mengandung partikel mikroplastik berbahaya. Temuan ini, yang didukung oleh penelitian BRI…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 20 November 2025 📖 1 menit
Alarm Polusi Udara Indonesia: Hujan Mengandung Mikroplastik, DPR Desak Regulasi Limbah Tekstil
BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Perubahan Cuaca Ekstrem di Indonesia Beberapa Hari Kedepan /(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Anggota Komisi XII DPR, Yulian Gunhar, menyampaikan keprihatinan atas temuan air hujan di berbagai wilayah Indonesia yang terbukti mengandung partikel mikroplastik berbahaya. Temuan ini, yang didukung oleh penelitian BRIN, menjadi peringatan serius bahwa polusi plastik kini telah mencemari atmosfer dan mengancam kesehatan publik.

Gunhar menegaskan bahwa mikroplastik, yang salah satunya berasal dari sampah pakaian, adalah alarm keras bahwa krisis polusi telah memasuki ruang privat masyarakat, melalui air, udara, dan hujan. Isu ini tidak lagi sekadar persoalan lingkungan, namun sudah menjadi ancaman nyata bagi kesehatan dan ekosistem air Indonesia, dilansir pada 19 November 2025.

Mendesak Regulasi Limbah Tekstil dan Fast Fashion

Pemerintah, terutama Kementerian Lingkungan Hidup, didesak untuk segera memperkuat regulasi terkait pengelolaan limbah tekstil dan bahan sintetis. Pengawasan ketat terhadap industri fast fashion juga menjadi tuntutan utama untuk mengurangi sumber pencemaran mikroplastik.

Kampanye Gaya Hidup Berkelanjutan

Selain regulasi industri, Gunhar juga mendorong percepatan kampanye nasional untuk mengurangi konsumsi produk fast fashion dan meningkatkan literasi publik mengenai gaya hidup berkelanjutan. Ia menekankan perlunya peningkatan pengawasan kualitas sungai dan udara oleh pemerintah pusat dan daerah sebagai langkah cepat melindungi rakyat dari bahaya mikroplastik.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK