Ambisi Bulog 2026: Serap Jutaan Ton Pangan dengan Sokongan APBN
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Perum Bulog menetapkan target besar untuk memperkuat ketahanan pangan nasional pada tahun 2026. Perusahaan pelat merah ini berencana menyerap empat juta ton beras dan satu juta ton jagung langsung dari petani lokal. Untu…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Perum Bulog menetapkan target besar untuk memperkuat ketahanan pangan nasional pada tahun 2026.
Perusahaan pelat merah ini berencana menyerap empat juta ton beras dan satu juta ton jagung langsung dari petani lokal.
Untuk merealisasikan target masif tersebut, Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengusulkan skema pendanaan langsung dari APBN guna memperkuat likuiditas dan efisiensi operasional perusahaan.
Selama ini, Bulog banyak mengandalkan pinjaman dari bank Himbara yang memiliki beban bunga cukup signifikan.
Dengan dukungan dana APBN atau dana Operator Investasi Pemerintah (OIP) yang berbunga rendah (sekitar 2%), Bulog dapat menjalankan tugas penyerapan hasil panen secara lebih agresif tanpa terbebani biaya finansial yang tinggi.
Hal ini dianggap lebih efektif dalam menjaga stabilitas harga di tingkat petani.
Langkah ini sedang dikonsultasikan secara intensif dengan Kementerian Keuangan. Pertemuan strategis dijadwalkan untuk memastikan ketersediaan anggaran sebelum musim panen tiba.
Jika skema ini disetujui, Bulog optimis cadangan pangan nasional akan berada pada level yang sangat aman, sekaligus mampu menyejahterakan petani melalui penyerapan komoditas yang optimal.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.