Fakta Nasional

Anak Buahnya Tewas Ditembak Begal, Kapolda Lampung Ijinkan Jajaran Tembak Kriminal Jalanan di Tempat!

LAMPUNG, FAKTANASIONAL.NET - Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf mengintruksikan jajaran Polres/Polresta untuk menindak tegas para pelaku begal yang beraksi di wilayah hukum Polda Lampung. Langkah tegas yang dimaksud adalah menembak para pelaku beg…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 16 May 2026 📖 1 menit
Anak Buahnya Tewas Ditembak Begal, Kapolda Lampung Ijinkan Jajaran Tembak Kriminal Jalanan di Tempat!

LAMPUNG, FAKTANASIONAL.NET - Kapolda Lampung, Irjen Helfi Assegaf mengintruksikan jajaran Polres/Polresta untuk menindak tegas para pelaku begal yang beraksi di wilayah hukum Polda Lampung.

Langkah tegas yang dimaksud adalah menembak para pelaku begal di tempat. Aparat Polda Lampung dinilai sah menembak di tempat sebagai bentuk penegakan hukum tanpa toleransi bagi penjahat begal yang meresahkan masyarakat.

"Saya perintahkan kepada seluruh anggota untuk melakukan tindakan tegas berupa tembak di tempat terhadap para pelaku begal yang melawan saat penangkapan," tegas Irjen Helfi, Jumat, 15 Mei 2026.

Perintah ini sekaligus sebagai respons atas kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan kendaraan bermotor dan penembakan yang mengakibatkan meninggalnya Bripka (Anumerta) Arya Supena.

Kapolda menegaskan, aksi kejahatan jalanan yang dilakukan para pelaku begal bukan karena terpaksa untuk mencukupi kebutuhan ekonomi, tetapi untuk kejahatan penyalahgunaan narkoba.

"Para pelaku melakukan kejahatan jalanan untuk membeli narkoba, bukan urusan perut. Itu sebabnya, kita komitmen menaikkan cara penindakan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Lampung," tegasnya.

"Sebagai peringatan, jangan coba-coba melakukan aksi pembegalan, sebab Polisi akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku," pungkasnya.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK