Fakta Nasional

Ancaman Asap Memburuk, Kemenkes Terjunkan Tim Cadangan Medis dan Suplai Masker ke Sumatra-Kalimantan

FAKTANASIONAL.NET — Kementerian Kesehatan menyiagakan Tim Cadangan Kesehatan guna menanggulangi potensi lonjakan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang kian meluas di wilayah Sumatra dan Kalimantan…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Sekar Ayuning Kasih Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 29 September 2026 📖 1 menit
Ancaman Asap Memburuk, Kemenkes Terjunkan Tim Cadangan Medis dan Suplai Masker ke Sumatra-Kalimantan
Ancaman Asap Memburuk, Kemenkes Terjunkan Tim Cadangan Medis dan Suplai Masker ke Sumatra-Kalimantan (dok/suara.com)
) -->

FAKTANASIONAL.NET — Kementerian Kesehatan menyiagakan Tim Cadangan Kesehatan guna menanggulangi potensi lonjakan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan yang kian meluas di wilayah Sumatra dan Kalimantan. Selain memobilisasi personel kesehatan, pemerintah membagikan ribuan masker medis serta perangkat respirator ke kawasan berdampak parah.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes menyampaikan bahwa penyiapan tenaga medis cadangan ini dilakukan untuk menopang fasilitas kesehatan di daerah yang mulai mengalami peningkatan kunjungan pasien.

Langkah ini difokuskan untuk memperkuat layanan pada kelompok masyarakat yang paling rentan, seperti anak-anak, lansia, serta penderita gangguan pernapasan kronis.

Penyaluran Masker dan Alat Kesehatan

Sebagai bentuk penanganan darurat, dinas kesehatan di daerah terdampak diinstruksikan untuk membagikan masker secara gratis bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar rumah. Pembagian difokuskan di kawasan dengan tingkat Indeks Standar Pencemar Udara yang masuk kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Pemerintah juga memobilisasi pasokan obat-obatan pernapasan, tabung oksigen, dan mesin nebulizer ke puskesmas-puskesmas terdepan.

Pendirian Posko Kesehatan Darurat

Tim medis cadangan yang diterjunkan terdiri dari dokter spesialis paru, dokter anak, perawat, serta tenaga sanitasi lingkungan. Mereka ditugaskan mendirikan posko pelayanan darurat sekaligus membantu tenaga medis lokal dalam menangani pasien yang mengalami keluhan sesak napas berat.

Masyarakat di kawasan terdampak imbau untuk menguatkan perlindungan mandiri dengan membatasi kegiatan di luar gedung, meningkatkan asupan air putih, dan selalu mengenakan masker medis untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap jangka panjang.(sak)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK