Fakta Nasional

Andre Rosiade "Membana Sabaleh Kapalo" Demi Persetujuan Toll Sicincin-Bukittinggi

FAKTANASIONAL.NET - Andre Rosiade sampai mengiba dan "membana sabaleh kapalo" agar masyarakat Kecamatan Sungai Pua dan Banuhampu, Kabupaten Agam, mendukung pembangunan jalan toll Sicincin-Bukittinggi, yang nantinya terus sampai ke Pekanbaru, Riau. I…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 19 September 2026 📖 2 menit
Andre Rosiade "Membana Sabaleh Kapalo" Demi Persetujuan Toll Sicincin-Bukittinggi
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Andre Rosiade sampai mengiba dan "membana sabaleh kapalo" agar masyarakat Kecamatan Sungai Pua dan Banuhampu, Kabupaten Agam, mendukung pembangunan jalan toll Sicincin-Bukittinggi, yang nantinya terus sampai ke Pekanbaru, Riau.

Ini disampaikan Andre Rosiade, anggota DPR dan juga Ketua DPD Gerindra Sumbar, saat berdialog dengan tokoh masyarakat, niniak mamak, wali nagari, di kecamatan Sungai Pua dan Banuhampu, Kabupaten Agam, yang juga dihadiri unsur Bupati Agam, Pemprov Sumbar, Kementerian PU, dan Hutama Karya, kemarin.

Andre Rosiade tidak yakin kalau kesempatan saat ini disia-siakan, maka jalan tol Sicincin-Bukittinggi itu akan benar-benar diselesaikan. Mumpung ia bisa "manjuluak" dana dari Pusat. "Tidak mudah manjuluak dana dari Pusat itu, "tegas Andre.

"Mumpung Presiden Apak Ambo, "cimeeh orang yang saat ini yang melekat pada Andre Rosiade.

Andre Rosiade mengaku tidak punya niat apa pun terkait dirinya akan maju sebagai Gubernur Sumbar. Ia sampai bersumpah bahwa tidak punya niat sedikitpun untuk maju sebagai Gubernur Sumbar. Ia hanya ingin membangun kampung halamannya agar maju dan tidak tertinggal dari provinsi lain.

Andre Rosiade membayangkan kemajuan bagi Sumatera Barat, kalau jalan tol Padang-Pekanbaru ini selesai. Orang dari Riau diprediksinya akan sering berkunjung ke Sumbar, untuk alasan berwisata dan lain sebagainya. Ekonomi Sumbar akan kembali hidup. Ini sering diulang-ulang Andre Rosiade di berbagai kesempatan.

Sempat terdengar wacana Agam dan Bukittinggi ditinggalkan, karena Kabupaten Tanah Datar mengaku bersedia dan siap dilewati jalan tol ke Pekanbaru itu. Tapi agaknya wacana itu sulit untuk direalisasikan.

Bagaimanapun Agam dan Bukittinggi harus masuk. Kalau tidak, bisa jadi jalan tol itu akan bernasib sama dengan jalan tol Padang-Sicincin, yakni sepi dilewati kendaraan. Sebab, pengendara lebih memilih jalan lama ketimbang jalan tol yang baru itu.

Memang Sumbar agak lain terkait jalan tol ini, dan mungkin juga terkait yang lainnya. Jal tol seperti tak sudah-sudah hampir sepuluh tahun terakhir ini. Panjang 40 Km saja, bisa memakan waktu sampai dua periode Gubernur baru selesai. Apalagi ratusan Km sampai ke Pekanbaru sana.

Habis umur kita menunggu jalan tol Padang-Pekanbaru itu terwujud, mungkin belum terwujud juga. (ERIZAL)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK