Anggota DPR Soroti Komitmen Prabowo Atasi Kebocoran Anggaran
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Anggota Komisi XI DPR RI, Hillary Brigitta Lasut, menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto yang ingin mengatasi masalah kebocoran anggaran negara lewat penerapan dan penegakan hukum yang tegas dan keras. Ia juga berh…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET- Anggota Komisi XI DPR RI, Hillary Brigitta Lasut, menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto yang ingin mengatasi masalah kebocoran anggaran negara lewat penerapan dan penegakan hukum yang tegas dan keras. Ia juga berharap pemerintahan Prabowo dapat memperkuat ruang-ruang aspirasi rakyat demi pembangunan nasional.
Awalnya, Hillary berbicara soal pencapaian pemerintahan sebelumnya yang dipimpin oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
“Di pemerintahan Pak Jokowi saya rasa sangat baik di bidang infrastruktur dan juga dalam pemerintahan ada begitu banyak hal-hal yang diterobos oleh Pak Jokowi meskipun ada juga yang menimbulkan pro kontra,” kata Hillary Brigitta Lasut, Jumat (25/10/2024).
Untuk itu, Hillary berharap pemerintahan Presiden Prabowo bisa mensosialisasikan lebih setiap kebijakan atau program yang akan diambil sehingga penerimaan rakyat dapat lebih baik.
“Saya berharap penerapan hukum juga di masa yang sekarang tidak menjadi alat politik ya,” tutur salah satu anggota DPR muda ini.
“Kita berharap Pemerintahan Pak Prabowo bisa menjunjung tinggi rasa keadilan, jangan sampai hukum dijadikan alat politik yang hanya memperkuat satu dua partai, satu dua golongan tapi bisa untuk memperkuat aspirasi rakyat,” lanjut Hillary.
Dalam pidato perdananya sebagai presiden, Prabowo mengajak semua pihak untuk berani menghadapi kenyataan masih terjadinya kebocoran anggaran negara, penyelewengan, dan korupsi yang membahayakan masa depan dan generasi penerus bangsa.
Prabowo pun mengajak semua pejabat politik dan pejabat Pemerintah pada semua tingkatan untuk tidak takut menghadapi realita skandal perbuatan curang penuh penyimpangan, kolusi, antara oknum pejabat dengan pengusaha-pengusaha yang nakal, dan tidak patriotik. Ia berkomitmen memberantas korupsi yang menyebabkan kebocoran anggaran.
Hillary pun meyakini Presiden Prabowo Subianto akan membawa kembali hukum sebagai alat pencari keadilan sesungguhnya, bukan alat politik.
“Saya yakin di pemerintahan yang baru ini bisa, karena Pak Prabowo sudah sampaikan langsung sendiri demokrasi dan hukum akan berjalan dengan baik, serta menjunjung tinggi rasa keadilan. Tapi harus ada pengawalan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. [dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.