APPBI Dorong Geliat Belanja Masyarakat di Tahun 2026
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menekankan pentingnya langkah konkret pemerintah untuk membangkitkan sektor ritel nasional. Fokus utama yang diusulkan adalah pemberian stimulus pada sisi permintaan gun…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menekankan pentingnya langkah konkret pemerintah untuk membangkitkan sektor ritel nasional.
Fokus utama yang diusulkan adalah pemberian stimulus pada sisi permintaan guna memastikan roda ekonomi terus berputar di tengah tantangan global, dilansir pada 15 Januari 2026.
Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, menyoroti bahwa mobilitas warga adalah kunci utama pertumbuhan konsumsi. Dengan menurunkan harga tiket pesawat, pemerintah dapat menciptakan efek domino yang positif bagi industri perhotelan, kuliner, hingga pusat perbelanjaan.
Pergerakan masyarakat yang aktif secara otomatis akan meningkatkan volume transaksi di berbagai daerah.
Selain transportasi, pajak menjadi instrumen vital dalam menjaga daya beli. APPBI menyarankan pemerintah untuk melakukan terobosan berani dengan menurunkan tarif PPN menjadi 8% atau 9%.
Kebijakan ini dinilai lebih efektif memicu permintaan pasar dibandingkan mempertahankan tarif tinggi yang justru cenderung menahan minat belanja masyarakat luas.
Tanpa adanya gebrakan kebijakan yang berorientasi pada penciptaan permintaan (demand), pertumbuhan ekonomi tahun 2026 dikhawatirkan hanya akan berjalan stagnan tanpa peningkatan signifikan.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.