Fakta Nasional

Arahan Tegas Presiden Prabowo: Kelola Batu Bara dan Nikel Demi Rakyat!

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia memastikan belum ada perubahan kebijakan ekstrem terkait pengelolaan komoditas energi, terutama batu bara dan nikel. Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia setelah mengikuti rapat terbatas ber…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 26 March 2026 📖 1 menit
Arahan Tegas Presiden Prabowo: Kelola Batu Bara dan Nikel Demi Rakyat!
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto/(instagram)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Pemerintah Indonesia memastikan belum ada perubahan kebijakan ekstrem terkait pengelolaan komoditas energi, terutama batu bara dan nikel.

Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, pada Rabu, 25 Maret 2026.

Meskipun dinamika pasar global terus dipantau secara ketat, fokus utama pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas harga sambil merancang skema relaksasi produksi yang terukur tanpa mengganggu pasokan domestik.

Bahlil mengungkapkan bahwa jika harga komoditas tetap stabil dan menguntungkan, pemerintah akan mempertimbangkan pemberian relaksasi bagi para produsen. Namun, langkah ini harus dilakukan dengan perencanaan yang matang agar tidak menjadi bumerang bagi struktur ekonomi nasional. "Yang penting adalah kita inginkan harganya bagus terus," ujar Bahlil.

Harapannya, dengan harga nikel dan batu bara yang kompetitif, penerimaan negara bisa tetap optimal untuk membiayai berbagai proyek strategis nasional yang sedang berjalan.

Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi khusus agar sumber daya alam benar-benar dikelola sebagai aset strategis nasional. Bahlil menegaskan bahwa Kepala Negara memerintahkan pencarian sumber pendapatan baru di sektor mineral yang selama ini dianggap belum memberikan keadilan bagi negara.

Target ke depan sangat jelas: hilirisasi harus tuntas, transisi energi terus melaju, dan produksi komoditas tetap seimbang dengan permintaan pasar internasional guna menciptakan ekonomi yang lebih mandiri dan berdaya saing global.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK