Fakta Nasional

Asing Ramai-Ramai Jual Saham RI, Masih Relevankah Narasi "Bangsa Besar"?

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Narasi "Kita bangsa besar" yang sering diserukan Presiden Prabowo Subianto diuji di lantai bursa. Pasar modal, melalui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sering dianggap sebagai cermin prospek ekonomi suatu negara. Namu…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 07 November 2025 📖 1 menit
Asing Ramai-Ramai Jual Saham RI, Masih Relevankah Narasi "Bangsa Besar"?
Saham/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Narasi "Kita bangsa besar" yang sering diserukan Presiden Prabowo Subianto diuji di lantai bursa. Pasar modal, melalui Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sering dianggap sebagai cermin prospek ekonomi suatu negara. Namun, data menunjukkan Indonesia tengah menghadapi derasnya arus investor asing yang keluar dari pasar saham negara berkembang.

Data IDX mencatat investor asing melakukan penjualan bersih (net foreign sell) Rp54,75 triliun sejak awal tahun hingga Kuartal III-2025.

Tanda-Tanda Pembalikan Arah

Meskipun aksi jual bersih asing sudah terjadi sejak tahun lalu, secercah harapan muncul. Laporan riset Macquarie mencatat investor asing mulai berbalik arah menjadi net buy senilai Rp 12,9 triliun pada Oktober 2025. Hal ini menyusutkan total arus keluar sepanjang tahun menjadi Rp 41,8 triliun. Analis Macquarie, Ari Tjahja, menilai ini bisa menjadi titik balik penting bagi pasar domestik, terutama untuk emiten dengan fundamental kuat.

Potensi Minat Investor Masih Ada

Analis S&P Dow Jones Indices, Rick Chau, menilai hengkangnya dana asing lebih banyak dipengaruhi faktor global. Jika sentimen ini teratasi, investor diyakini akan kembali. Rick menyoroti bahwa banyak emiten besar di Indonesia menunjukkan pertumbuhan kuat. Selain itu, banyaknya penawaran saham perdana (IPO) baru di BEI menjadi sinyal positif yang memudahkan asing menilai potensi nilai pasar Indonesia.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK