Aspal Merah Putih Segera Diluncurkan, Harganya Ditargetkan Lebih Murah hingga 20 Persen
FAKTANASIONAL.NET - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap rencana pemerintah meluncurkan produk aspal baru bernama Aspal Merah Putih. Material tersebut merupakan perpaduan aspal Buton (Asbuton) yang mengandung mineral dengan aspal cai…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkap rencana pemerintah meluncurkan produk aspal baru bernama Aspal Merah Putih.
Material tersebut merupakan perpaduan aspal Buton (Asbuton) yang mengandung mineral dengan aspal cair produksi Pertamina dari proses pengolahan minyak bumi.
Dody menyampaikan rencana tersebut dalam konferensi pers di Hotel The Ritz-Carlton Jakarta, Rabu (12/8/2026). Dikutip dari CNBC Indonesia, ia menyebut peluncuran kemungkinan dilakukan setelah 17 Agustus 2026.
"Aspal Merah Putih itu ya aspal Buton (Asbuton), tapi Pertamina kan punya aspal dari cairan, itu dari hasil dia mengolah minyak buminya yang dia beli. Nah itu nanti kita campur dengan aspal Buton. Nanti kita sebut sebagai Aspal Merah Putih. Ini bocoran sedikit, nanti mungkin setelah 17 Agustus lah kita luncurkan," kata Dody, dikutip redaksi pada 13 Agustus 2026.
Menurut dia, pengembangan material tersebut ditujukan untuk meningkatkan pemanfaatan produk dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor aspal.
Dody menegaskan harga menjadi perhatian utama sebelum Aspal Merah Putih digunakan secara luas. Pemerintah menginginkan harganya minimal setara dengan aspal yang saat ini beredar. Bahkan, harga tersebut diharapkan dapat turun sekitar 10%-20%.
"Aspal Buton ini kan sebetulnya bukan barang baru, kan dari dulu juga ada. Tapi mungkin kalau dulu harganya kemahalan dan seterusnya. Nah sekarang saya nggak mau begitu," jelasnya.
Aspal Merah Putih nantinya direncanakan digunakan untuk jalan tol maupun jalan nasional. Dody khawatir harga yang terlalu tinggi justru meningkatkan beban APBN dan biaya Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).
"Makanya, aspal Buton atau yang kita sebut Aspal Merah Putih, yang akan kita pakai ke depan, itu minimal (harganya) sama, atau kalau bisa saya akan coba turunkan menjadi di bawah (harga) aspal hari ini," ujarnya.
Ia juga menegaskan tidak boleh ada aturan baru yang justru meningkatkan biaya produksi material tersebut.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.