Fakta Nasional

Awali Fase Pemulangan, Menhaj Gus Irfan Lepas Perdana Jemaah Haji Indonesia di Bandara Jeddah

FAKTANASIONAL.NET — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, melepas secara resmi kepulangan perdana jemaah haji Indonesia gelombang pertama untuk kembali ke Tanah Air. Prosesi pelepasan tersebut berlangsung khidmat di Bandara Internas…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Jessy Serianda Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 01 June 2026 📖 2 menit
Awali Fase Pemulangan, Menhaj Gus Irfan Lepas Perdana Jemaah Haji Indonesia di Bandara Jeddah
Menhaj melepas langsung kepulangan perdana jemaah haji Indonesia ke Tanah Air sekaligus menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan pelayanan selama operasional haji berlangsung./net.

FAKTANASIONAL.NET — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf, melepas secara resmi kepulangan perdana jemaah haji Indonesia gelombang pertama untuk kembali ke Tanah Air.

Prosesi pelepasan tersebut berlangsung khidmat di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi.

Dalam kesempatan itu, menteri yang akrab disapa Gus Irfan ini menyambangi langsung para jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 01 Embarkasi Surabaya (SUB-01).

Ia berdialog secara hangat, menyapa, serta menyalami satu per satu jemaah yang tengah bersiap di area tunggu keberangkatan setelah menyelesaikan seluruh rukun dan wajib haji di Tanah Suci.

“Setelah perjalanan 40 hari dengan berbagai dinamikanya, Alhamdulillah malam ini bapak dan ibu sekalian sudah bersiap kembali ke Tanah Air. Kami dari Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan doa dan harapan agar bapak dan ibu sekalian selamat dalam perjalanan hingga tiba di Indonesia,” ujar Gus Irfan, dikutip Senin (1/6/2026).

Sampaikan Permohonan Maaf Atas Kendala Layanan

Di hadapan para jemaah, Gus Irfan menyelipkan doa agar seluruh perjuangan ibadah fisik dan spiritual yang telah dilalui para jemaah berbuah predikat haji yang mabrur.

Tak hanya memberikan wejangan, ia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas segala kekurangan fasilitasi operasional selama musim haji berlangsung.

“Atas nama keluarga besar Kementerian Haji dan Umrah, kami memohon maaf apabila dalam proses layanan masih terdapat kendala dan kekurangan. Kami telah berusaha memberikan yang terbaik,” ucapnya secara terbuka.

Gus Irfan menambahkan, dinamika di lapangan yang melibatkan pergerakan jutaan manusia tentu menyisakan ruang evaluasi bagi instansi yang dipimpinnya.

Ia secara spesifik menyebutkan beberapa aspek kenyamanan yang akan terus dibenahi ke depan.

“Mungkin ada layanan yang terlambat, kasur yang kurang empuk, atau tenda yang terasa sesak. Semua itu menjadi bagian dari kekurangan yang kami mohonkan maaf sebesar-besarnya,” sambung Menhaj.

Prosesi Pelepasan Simbolis

Sebagai bentuk penghormatan dan tanda rilis kepulangan, Menhaj mengalungkan syal secara simbolis kepada perwakilan jemaah kloter SUB-01.

Momen emosional tersebut disambut dengan raut wajah haru dan bahagia dari para jemaah. Sebelum beranjak memasuki pintu pemeriksaan dokumen dan area boarding, sejumlah jemaah juga tampak berebut bersalaman serta berfoto bersama dengan Menhaj.

Pelepasan kloter pertama ini sekaligus menandai dibulatkannya fase pemulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi ke berbagai wilayah embarkasi di Tanah Air.

Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memonitor seluruh proses pergerakan pemulangan di bandara agar tetap berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga jemaah terakhir.

Baca Juga: Revolusi Layanan Haji 2026: Kemenhaj Jamin Fasilitas Inklusif Bagi Lansia dan Disabilitas


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK