Fakta Nasional

Badan Gizi Nasional Raih Anugerah KIP 2025

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Komitmen tersebut diwujudkan mel…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 16 December 2025 📖 1 menit
Badan Gizi Nasional Raih Anugerah KIP 2025
Badan Gizi Nasional (BGN) raih penghargaan Anugerah KIP 2025/Dok. BGN.

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET  – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya dalam menjalankan prinsip keterbukaan informasi publik sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Komitmen tersebut diwujudkan melalui raihan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) Republik Indonesia.

Dalam ajang tersebut, BGN meraih kualifikasi “Informatif” dengan nilai 95,81, sekaligus memperoleh penghargaan sebagai Badan Publik Baru dengan predikat “Dengan Pujian” atas percepatan dan konsistensinya dalam membangun sistem keterbukaan informasi publik.

Capaian ini dinilai sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menempatkan transparansi dan akuntabilitas sebagai fondasi utama pelaksanaan program-program strategis pemerintah, khususnya di sektor gizi dan kesehatan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik.

Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN, Khairul Hidayati, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran BGN dalam membangun sistem pengelolaan informasi publik yang kredibel, terstruktur, dan berkelanjutan.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen Badan Gizi Nasional dalam menjadikan keterbukaan informasi publik sebagai bagian integral dari tata kelola organisasi dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Khairul Hidayati di Jakarta, Senin (15/12/2025).

Ia menegaskan, keterbukaan informasi tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga instrumen kebijakan untuk memastikan efektivitas pelaksanaan program nasional, meningkatkan pengawasan publik, serta mencegah potensi penyimpangan dalam implementasi kebijakan.

“Sebagai badan publik yang menjalankan program strategis nasional di bidang gizi, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat, mendorong partisipasi publik, serta memastikan setiap kebijakan dan pelaksanaan program dapat diakses, dipahami, dan diawasi secara terbuka,” jelasnya.

Dari sisi dampak publik, keterbukaan informasi yang dijalankan BGN diharapkan mampu memperkuat literasi masyarakat terhadap kebijakan gizi nasional, meningkatkan keterlibatan pemangku kepentingan, serta memastikan manfaat program benar-benar dirasakan secara merata oleh kelompok sasaran.

Selain itu, keterbukaan informasi juga menjadi sarana penting dalam mendukung evaluasi kebijakan berbasis data dan masukan masyarakat.[Zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK