Fakta Nasional

Bali Terancam Krisis Sampah di Tengah Puncak Kunjungan Wisata, Wapres Soroti Persoalan Sampah

FAKTANASIONAL.NET – Wakil Presiden Gibran Rakabuming memberikan peringatan keras terkait daya saing pariwisata Bali yang dibayangi persoalan sampah kronis. Di tengah lonjakan kunjungan wisatawan pada Kuartal I 2026, pemerintah pusat mulai mendesak p…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: admin Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 14 February 2026 📖 1 menit
Bali Terancam Krisis Sampah di Tengah Puncak Kunjungan Wisata, Wapres Soroti Persoalan Sampah
Silahturahmi Wapres dengan para pelaku usaha sektor pariwisata di Jl. Dharmawangsa, Nusa Dua, Bali (13/02/2026). (Dok. Ist)

FAKTANASIONAL.NET – Wakil Presiden Gibran Rakabuming memberikan peringatan keras terkait daya saing pariwisata Bali yang dibayangi persoalan sampah kronis. 

Di tengah lonjakan kunjungan wisatawan pada Kuartal I 2026, pemerintah pusat mulai mendesak perubahan perilaku di tingkat hulu guna mencegah citra Bali tercoreng di mata dunia.

Dalam pertemuan dengan pelaku usaha pariwisata di Politeknik Pariwisata Bali, Jumat (13/02/2026), Wapres menegaskan bahwa tumpukan hari libur nasional tahun ini—mulai dari Imlek, Lebaran, hingga libur sekolah—bagaikan pedang bermata dua: mendatangkan keuntungan sekaligus beban lingkungan yang masif.

Baca Juga: RI Penyumbang Sampah Plastik Ketiga Dunia, Puan Ajak Generasi Muda Partisipasi Aktif Jaga Lingkungan

Pemerintah saat ini tengah bertaruh pada program Waste to Energy yang dikelola Danantara untuk memangkas volume sampah Bali. Namun, infrastruktur teknologi tersebut dianggap tidak akan maksimal tanpa adanya revolusi perilaku di tingkat rumah tangga.

“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan sampah di Bali. Saya titip, Pak Gubernur, hulu sampai hilir ini perlu dijaga betul-betul. Jadi habit (kebiasaan) pemilahan sampah dari rumah ini perlu digalakkan,” ujar Gibran.
Meski mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Bali dalam membersihkan kawasan pantai pasca-instruksi Presiden Prabowo Subianto, Wapres mengisyaratkan bahwa penanganan yang ada saat ini belum cukup responsif. 

Ia menjadwalkan rapat khusus pekan depan untuk merumuskan solusi yang lebih konkret dan cepat.

“Sampah, nanti minggu depan langsung kita rapatkan gitu ya. Ini urgent sekali, urgent sekali ini harus segera dirumuskan. Karena sekali lagi Bapak-Ibu kuartal 1 ini sangat penting sekali ya untuk sektor pariwisata,” tegasnya.
Persoalan ini menjadi krusial karena Bali sedang berada di fase transisi untuk mempertahankan posisinya sebagai destinasi premium. 

Tanpa integrasi pengelolaan sampah dari hulu ke hilir yang solid, momentum pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata dikhawatirkan hanya akan menyisakan residu lingkungan yang merusak ekosistem jangka panjang.

Baca Juga: WtE LOGIKA TERBALIK SOLUSI SAMPAH BERBIAYA 59 TRILIUN


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK