Fakta Nasional

Bantah Daya Beli Masyarakat Turun, Mendagri: Justru Naik dan Ekonomi Indonesia Sangat Baik

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan saat ini ekonomi Indonesia berada dalam kondisi yang sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari inflasi yang terjaga secara Year on Year pada September sebe…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Zul Jamba Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 10 October 2024 📖 1 menit
Bantah Daya Beli Masyarakat Turun, Mendagri:  Justru Naik dan Ekonomi Indonesia Sangat Baik
Mendagri Tito Karnavian saat membuka kegiatan dalam Temu Karya Nasional dan Penganugerahan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2024 di Gedung Ksirarnawa Art Center, Kota Denpasar, Bali/Puspen Kemendagri.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan saat ini ekonomi Indonesia berada dalam kondisi yang sangat baik.

Hal ini dapat dilihat dari inflasi yang terjaga secara Year on Year pada September sebesar 1,84 persen. Dirinya juga menegaskan secara umum daya beli masyarakat tidak mengalami penurunan.

"Inflasi sebesar 1,84 adalah inflasi yang bagus terendah, dan saya sampaikan daya beli masyarakat tidak menurun tapi meningkat," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (09/10/2024).

Mendagri menjelaskan, daya beli masyarakat dapat dilihat dari core inflation (inflasi inti) seperti sektor rekreasi, restoran, jasa, pendidikan, hingga perawatan pribadi.

Di bulan September, kata dia, perawatan pribadi dan jasa pribadi mengalami kenaikan inflasi sebesar 0,38 persen. Hal ini menandakan bahwa daya beli masyarakat masih tinggi.

Sementara itu kenaikan inflasi untuk sektor pendidikan mencapai 0,29 persen dan restoran 0,13 persen.

"Artinya apa? Masyarakat belanja untuk pendidikan anak-anaknya mungkin dan ada uang," ujarnya.

Di lain sisi, makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi atau penurunan harga. Kondisi ini, lanjut Mendagri, merupakan sinyal yang baik. Sebab, hal ini mencerminkan harga pangan turun, suplai, dan distribusi bahan pangan berjalan lancar.

Namun, dirinya menegaskan, sebagai negara produsen Indonesia harus mampu menjaga stabilitas harga yang menguntungkan antara produsen dan konsumen.

Pernyataan yang disampaikan Mendagri Tito tersebut juga disampaikan dalam temu Karya Nasional yang dirangkaikan dengan Penganugerahan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2024 di Gedung Ksirarnawa Art Center, Kota Denpasar, Bali.[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK