Bencana Hidrometeorologi Kepung Berbagai Wilayah: Satu Warga Blitar Tewas, Ribuan Jiwa Terdampak Banjir Bandang di Sumbawa
FAKTANASIONAL.NET – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan serangkaian bencana alam mulai dari banjir bandang, tanah longsor, hingga banjir luapan yang melanda sejumlah provinsi di Indonesia sejak Minggu (15/3) hingga Senin (16/3) p…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan serangkaian bencana alam mulai dari banjir bandang, tanah longsor, hingga banjir luapan yang melanda sejumlah provinsi di Indonesia sejak Minggu (15/3) hingga Senin (16/3) pagi.
Cuaca ekstrem ini menelan satu korban jiwa di Jawa Timur dan ribuan orang terdampak di Nusa Tenggara Barat.
Korban Jiwa dan Kerusakan di Jawa Timur & Jawa Barat
Peristiwa maut terjadi di Dusun Genjong, Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Minggu siang (15/3).
Hujan lebat memicu tebing longsor yang menimpa permukiman warga.
"Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang warga meninggal dunia atas nama Sunyoto," lapor Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam siaran persnya. Tim BPBD telah memasang terpal di area tebing guna meminimalisir potensi longsor susulan.
Sementara itu, di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, longsor menghantam Desa Girilaya dan Desa Gardujaya. Akibatnya, dua rumah rusak berat dan satu kandang domba tertimbun.
Sebanyak 20 jiwa dilaporkan terdampak akibat bencana yang dipicu curah hujan tinggi dan ketiadaan saluran air yang memadai di lokasi.
Ribuan Warga Sumbawa Terdampak Banjir Bandang
Dampak paling luas secara populasi terjadi di Kabupaten Sumbawa, NTB. Banjir bandang menerjang Desa Ropang pada Minggu sore, menyebabkan sekitar 305 kepala keluarga atau 1.220 jiwa terdampak.
Selain merendam 305 rumah, tiga fasilitas umum dilaporkan mengalami rusak berat. Kondisi di lapangan saat ini masih menantang karena jaringan listrik dilaporkan padam.
"Hal tersebut menyebabkan arus pelaporan serta penyebaran informasi dari lokasi kejadian mengalami kendala," tambah Abdul Muhari.
Longsor dan Banjir di Semarang serta Malang
Di Jawa Tengah, tanah longsor melanda Kecamatan Ngaliyan dan Banyumanik, Kota Semarang. Meski hanya kategori rusak ringan pada lima unit rumah, material longsor sempat menutup akses jalan dan merusak instalasi penerangan warga.
Hingga laporan terakhir, perbaikan talud jalan masih menunggu koordinasi lanjutan.
Sedangkan di Jawa Timur, Kota Malang juga melaporkan banjir akibat buruknya drainase saat hujan intensitas tinggi.
Wilayah Kedungkandang dan Blimbing sempat terendam air, berdampak pada 22 unit rumah. Beruntung, genangan dilaporkan telah berangsur surut.
Status Siaga Darurat Nasional
Seluruh kejadian ini berada dalam cakupan status siaga darurat bencana hidrometeorologi yang telah ditetapkan oleh masing-masing gubernur (Jatim, Jabar, Jateng, dan NTB).
Status ini rata-rata berlaku hingga akhir April atau Mei 2026.
BNPB terus mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di dekat tebing atau bantaran sungai, untuk waspada terhadap tanda-tanda alam.
"Segera melaporkan kepada aparat setempat apabila terdapat tanda-tanda potensi bencana seperti retakan tanah, peningkatan debit air sungai, maupun pergerakan tanah," tegas pihak BNPB.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.