Berat Badan Tak Kunjung Turun Meski Diet? Kenali 8 Penyebab dan Cara Mengatasinya
FAKTANASIONAL.NET - Berat badan belum turun meski sudah menjalani diet bisa menjadi tantangan bagi seseorang yang sedang berusaha mencapai berat badan ideal. Namun, kondisi tersebut tidak selalu berarti usaha diet gagal. Berbagai faktor dapat…
FAKTANASIONAL.NET - Berat badan belum turun meski sudah menjalani diet bisa menjadi tantangan bagi seseorang yang sedang berusaha mencapai berat badan ideal.
Namun, kondisi tersebut tidak selalu berarti usaha diet gagal. Berbagai faktor dapat memengaruhi hasilnya, mulai dari pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, hingga kondisi kesehatan tertentu.
Penurunan berat badan berkaitan dengan keseimbangan antara energi yang masuk melalui makanan dan minuman dengan energi yang digunakan tubuh.
Selain itu, hormon, metabolisme, dan kebiasaan sehari-hari turut berperan dalam proses tersebut.
Dilansir Redaksi dari Alodokter pada 31 Oktober 2026, menjelaskan bahwa memahami penyebab berat badan sulit turun dapat membantu seseorang menentukan langkah yang lebih tepat.
8 Penyebab Berat Badan Sulit Turun Meski Sudah Diet
Berikut sejumlah faktor yang dapat membuat berat badan belum menunjukkan perubahan meskipun seseorang telah mengatur pola makan.
1. Asupan kalori masih berlebihan. Mengurangi porsi makan utama belum tentu cukup jika konsumsi makanan tinggi kalori dan minuman manis masih berlebihan.
2. Porsi makan dan camilan tidak diperhatikan. Saus, minyak memasak, camilan, serta minuman tambahan dapat meningkatkan asupan energi harian tanpa disadari.
3. Kurang aktivitas fisik. Kebiasaan duduk terlalu lama dan jarang berolahraga membuat energi yang digunakan tubuh lebih sedikit.
4. Kurang tidur dan stres. Tidur yang tidak cukup dapat memengaruhi hormon pengatur rasa lapar dan kenyang. Stres berkepanjangan juga dapat mengubah nafsu makan serta kebiasaan makan.
5. Makanan sehat dikonsumsi berlebihan. Kacang-kacangan, alpukat, dan selai kacang memiliki manfaat nutrisi, tetapi tetap mengandung kalori yang perlu diperhitungkan.
6. Pola makan terlalu ketat. Mengurangi makanan secara berlebihan atau melewatkan waktu makan dapat menyebabkan tubuh lemas, mudah lapar, dan membuat diet sulit dipertahankan.
7. Kondisi medis tertentu. Gangguan hormon tiroid, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan sindrom Cushing dapat memengaruhi metabolisme serta keseimbangan hormon.
8. Efek samping obat. Kortikosteroid dan beberapa obat untuk gangguan kejiwaan dapat memengaruhi nafsu makan atau keseimbangan cairan sehingga berat badan meningkat.
Cara Mengatasi Berat Badan yang Belum Turun
Untuk membantu mencapai hasil diet, evaluasi kembali pola makan, ukuran porsi, kebiasaan ngemil, serta aktivitas fisik.
Tingkatkan gerakan secara bertahap melalui berjalan kaki, bersepeda, menggunakan tangga, atau olahraga sesuai kemampuan.
Alodokter juga menyarankan tidur cukup selama 7–9 jam setiap malam dan mengelola stres. Pola makan bergizi seimbang dengan porsi sesuai kebutuhan tubuh lebih baik daripada membatasi makanan secara berlebihan.
Jika berat badan tetap sulit turun meskipun perubahan gaya hidup dilakukan secara konsisten, konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan diperlukan untuk menilai riwayat kesehatan, aktivitas, pola makan, serta obat-obatan yang dikonsumsi.
Dalam kondisi tertentu, dokter dapat mempertimbangkan obat seperti orlistat, semaglutide, atau tirzepatide sesuai kebutuhan pasien. Penggunaannya harus berdasarkan resep dan pengawasan dokter, disertai pola makan sehat serta aktivitas fisik.
Efek samping yang mungkin muncul meliputi mual, muntah, diare, dan sembelit. Jangan menghentikan obat atau mengubah dosis tanpa arahan medis.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.