Fakta Nasional

Berikut Nama dan Jabatan Calon Menteri di Pemerintahan Prabowo-Gibran yang Beredar di Awak Media dan Medsos

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET -Presiden Terpilih Prabowo Subianto telah memanggil calon menteri, wakil menteri, dan calon kepala badan yang dia panggil ke kediamannya di Jakarta, Senin (14/10/2024). Dari beberapa nama tersebut, terdapat orang-orang lam…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 15 October 2024 📖 2 menit
Berikut Nama dan Jabatan Calon Menteri di Pemerintahan Prabowo-Gibran yang Beredar di Awak Media dan Medsos
Presiden Terpilih Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada wartawan terkait calon menteri, calon wakil menteri, dan calon kepala badan untuk pemerintahannya, Senin (14/10/2024). Foto: Istimewa

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET -Presiden Terpilih Prabowo Subianto telah memanggil calon menteri, wakil menteri, dan calon kepala badan yang dia panggil ke kediamannya di Jakarta, Senin (14/10/2024).

Dari beberapa nama tersebut, terdapat orang-orang lama dan sebagian merupakan nama baru.

Nama-nama calon menteri, wakil menteri, dan calon kepala badan tersebut juga telah beredar di kalangan media dan media sosial.

Meski kepastian tersebut baru akan diumumkan langsung oleh Prabowo, namun nama-nama yang beredar mengundang perhatian masyarakat Indonesia.

Berikut nama-nama calon menteri, wakil menteri, dan calon kepala badan yang akan membantu Prabowo-Gibran di pemerintahannya.

1. Mensekneg : Prasetyo Hadi, Ketua DPP Partai Gerindra
2. Menlu : Sugiono, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra
3. Menteri Pariwisata : Widiyanti Putri Wardhana, Pengusaha
4. Menteri HAM : Natalius Pigai, Pegiat HAM
5. Menteri Desa : Yandri Susanto, Wakil Ketua Umum PAN
6. Menteri Kebudayaan : Fadli Zon, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra
7. Menteri ATR/BPN : Nusron Wahid, Politikus Golkar
8. Mensos : Saifullah Yusuf, Sekjen PBNU
9. Mauarar Sirait, Politikus Partai Gerindra
10. Abdul Kadir Karding, Politikus PKB
11. Wihaji, Wakil Ketua Umum Golkar
12. Menteri Ekonomi Kreatif : Teuku Riefky Harsya, Sekjen Partai Demokrat
13. Menko Infrastruktur & Kemasyarakatan/Pembangunan SDM (& Kebudayaan) : Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai Demokrat
14. Arifatul Choiri Fauzi, Muslimat NU
15. Mendagri : Tito Karnavian, Mantan Kapolri
16. Menteri Pangan : Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN
17. Menteri Dikti : Satryo Soemantri Brodjonegoro, Akademisi
18. Yassierli, Akademisi
19. Menko Hukum & HAM : Yusril Ihza Mahendra, Pakar Hukum Tata Negara
20. Menteri ESDM : Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Partai Golkar
21. Menteri Dikdasmen : Abdul Mu'ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah
22. Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB
23. Agus Andriyanto, Wakapolri
24. Menhut : Raja Juli Antoni, Sekjen DPP PSI
25. Menperin : Agus Gumiwang, Politikus Golkar
26. Pratikno
27. Menteri KKP : Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Kelautan dan Perikanan sekarang
28. Ribka Haluk, Pj Gubernur Papua
29. Rahmat Pambudi, Pakar Pangan dan Komisaris Nusantara Sawit (NSSS)
30. M. Iftitah Sulaiman, Politikus Demokrat
31. Menteri UKM : Maman Abdurahman, Politikus Golkar
32. Hanif Faisol Nurofiq, Dirjen Planologi Kehutanan
33. Sultan Bachtiar Najamudin, Ketua DPD RI
34. Menteri Agama : Nasaruddin Umar, Imam Besar Istiqlal
35. Mentan : Andi Amran Sulaiman - Mentan sekarang
36. Menteri Hilirisasi, Maritim & Investasi : Erick Thohir
37. Menpora : Dito Ariotedjo, Menpora sekarang
38. Menkes : Budi Gunadi Sadikin, Menkes sekarang
39. Mendag : Budi Santoso, Sekjen Mendag
40. Menteri PU : Raden Dodi Priyono, Pejabat PUPR
41. Menko Perekonomian: Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian
42. Menhub : Dudy Purwagandhi - Komisaris PLN dan CEO Maskapai Jhonlin Charter
43. Menkeu : Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan sekarang
44. Menteri PPA : Veronica Tan
45. Menkominfo : Meutia Hafid, Politisi Golkar
46. Menkum : Supratman Andi Agtas, Menkumham sekarang
47. Meninves/KaBKPM : Rosan P. Roeslani, Menteri Investasi/Kepala BKPM sekarang
48. Menhan : Donny Ermawan
49. Kepala BIN : M. Herindra. [zul]

 


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK