Fakta Nasional

BGN Perluas MBG ke Wilayah 3T, 15.000 Sekolah di Maluku dan Papua Jadi Prioritas

FAKTANASIONAL.NET – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan perluasan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan tersebut akan dilakukan seca…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 13 September 2026 📖 1 menit
BGN Perluas MBG ke Wilayah 3T, 15.000 Sekolah di Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Bos BGN Tegaskan MBG Tak Gerus APBN, Sudaryono Singgung Pupuk hingga Perbaikan Ratusan Ribu Sekolah/(CNN)

FAKTANASIONAL.NET – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan perluasan layanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kawasan tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan serta kesiapan setiap daerah.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan wilayah 3T menjadi salah satu sasaran utama dalam pengembangan cakupan MBG.

Selain wilayah 3T, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap daerah yang memiliki angka stunting tinggi hingga sangat tinggi.

Dikutip dari Okezone pada Sabtu, 12 September 2026, Sudaryono menyebut satuan pendidikan di wilayah 3T akan menjadi prioritas penerima layanan MBG.

“Prioritas kami tentu saja adalah sekolah-sekolah atau satuan pendidikan yang berada di wilayah 3T, terdepan, terluar, dan tertinggal, serta wilayah-wilayah lain yang angka stuntingnya tinggi dan tinggi sekali,” ujarnya dikutip Sabtu (12/9/2026).

Sudaryono mencontohkan Maluku dan Papua sebagai wilayah yang masih membutuhkan perluasan layanan MBG. Berdasarkan pendataan BGN, sekitar 15.000 satuan pendidikan di kedua wilayah tersebut hingga kini belum memperoleh layanan program tersebut.

Kondisi itu membuat Maluku dan Papua masuk dalam daftar kawasan yang akan mendapatkan perhatian dalam pengembangan SPPG.

Pemerintah juga akan memprioritaskan daerah lain dengan persoalan stunting tinggi serta wilayah 3T yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia.

“Contoh saja misalnya di Maluku dan di Papua, ada sekitar 15.000 satuan pendidikan yang belum terlayani. Tentu saja wilayah-wilayah seperti di Maluku dan Papua ini menjadi prioritas, ditambah dengan wilayah-wilayah lain yang angka stuntingnya tinggi dan wilayah-wilayah 3T lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Perluasan SPPG tidak dilakukan secara serentak. BGN akan melakukan pemetaan untuk menentukan kebutuhan dan tingkat kesiapan masing-masing wilayah sebelum layanan dibuka.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas jangkauan MBG agar manfaat program dapat dirasakan lebih merata, termasuk oleh peserta didik yang berada di daerah dengan akses layanan terbatas.

Dengan masih adanya sekitar 15.000 satuan pendidikan yang belum terlayani di Maluku dan Papua, perluasan SPPG ke wilayah 3T menjadi salah satu agenda penting BGN dalam meningkatkan pemerataan program MBG.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK