Biaya Haji 2025 Turun dari Tahun Lalu, Tapi Fraksi PKB Minta Pelayanan Ditingkatkan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyetujui besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2025 sebesar Rp 89.410.258,79. Namun, PKB meminta perbaikan pelayanan haji untuk memastikan kualitas ibadah jemaah…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyetujui besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 2025 sebesar Rp 89.410.258,79. Namun, PKB meminta perbaikan pelayanan haji untuk memastikan kualitas ibadah jemaah tetap terjaga.
"Haji adalah etalase pelayanan publik sehingga diperlukan pelayanan yang nyaman dan tepat terhadap warga negara yang menunaikan ibadah haji," ujar Juru Bicara FPKB, KH Maman Imanul Haq, saat menyampaikan pandangan fraksi dalam Rapat Kerja dengan Menteri Agama dan Badan Penyelenggara Haji di Kompleks Parlemen, Senin (6/1/2025).
Kang Maman, sapaan akrab KH Maman Imanul Haq, memberikan apresiasi kepada Panja Haji DPR RI yang melakukan rapat kerja pembahasan haji secara cepat dan tepat.
Atas kerja keras Panja dan Pemerintah, akhirnya BPIH mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, yakni sebesar Rp 93.410.286 atau penurunan sebesar Rp 4.000.0027.
"Ini menjadi kabar gembira bagi calon jemaah karena sesuai dengan komitmen pemerintah Presiden Prabowo untuk menurunkan BPIH," katanya.
PKB meminta pemerintah meningkatkan standar kompetensi dan kualitas petugas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji.
"Pemerintah harus melakukan pelayanan haji kepada jamaah sesuai syariah Islam," tambahnya.
Dia juga meminta agar pemerintah menyediakan armada safari wukuf yang benar dan memenuhi syariat Islam. "Jangan sampai jamaah haji dinyatakan selesai haji, tapi ibadah hajinya ditolak oleh Allah," katanya.
Selain itu, Kang Maman menyampaikan bahwa PKB meminta ada perubahan regulasi di Mekkah. Karena sistem penyelenggaraan haji tidak lagi oleh muassasah melainkan oleh syarikah atau perusahaan yang ditunjuk oleh Kementerian Haji Arab Saudi.
PKB meminta agar pemerintah Indonesia memilih syarikah yang terbaik dalam memberikan pelayanan terhadap jamaah haji Indonesia.
"Harus ada komunikasi yang aktif untuk memilih syarikah yang terbaik untuk haji tahun ini," katanya lagi.
Pemerintah harus dapat memberikan pelayanan terbaik untuk jamaah haji, khususnya jamaah haji lanjut usia dan berisiko tinggi. Penyediaan makanan bagi jamaah haji juga diperlukan agar mereka dapat nyaman dalam melaksanakan ibadah haji.
"Pentingnya standar istita'ah bagi jamaah haji agar dapat melakukan ibadah haji dengan nyaman dan tepat," katanya.[dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.