Fakta Nasional

Bobby Adhityo Hadiri Pemeriksaan Ulang KPK Terkait Audit BPK Muara Enim

JAKARTA, LIRANEWS.COM | Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi memenuhi panggilan ulang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap terkait audit BPK di Pemerintah Kabupaten (Pe…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 28 September 2026 📖 1 menit
Bobby Adhityo Hadiri Pemeriksaan Ulang KPK Terkait Audit BPK Muara Enim
) -->

JAKARTA, LIRANEWS.COM | Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi memenuhi panggilan ulang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi suap terkait audit BPK di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim, Sumatera Selatan.

Bobby tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 09.57 WIB. Pemeriksaan dilakukan setelah sebelumnya Bobby tidak memenuhi panggilan penyidik pada Jumat (25/9/2026).

“Benar, hari ini, saksi Sdr. BB hadir pada penjadwalan ulang pemeriksaannya dalam penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi suap terkait audit BPK di Pemkab Muara Enim,” kata KPK dalam keterangan kepada wartawan.

KPK menyebut Bobby masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik hingga keterangan ini disampaikan.

“Saksi sudah tiba di Merah Putih sejak pkl. 09.57 WIB. Saat ini Ybs. masih dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik,” demikian keterangan tersebut.

Bobby sebelumnya dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada Jumat (25/9/2026). Namun, ia tidak hadir dengan alasan memiliki agenda lain. Penyidik kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadapnya.

Dalam perkara ini, KPK tengah mendalami dugaan suap terkait pengondisian hasil audit BPK atas laporan keuangan Pemkab Muara Enim. Penyidik sebelumnya menduga terjadi perubahan opini audit dari Wajar Dengan Pengecualian (WDP) menjadi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK