Fakta Nasional

BPS Catat Lonjakan Ekspor Indonesia Maret 2025 Capai USD 23,25 Miliar

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Maret 2025 mencapai US$ 23,25 miliar, tumbuh 5,95% secara bulanan (mtm) dan 3,16% secara tahunan (yoy). Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaika…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 21 April 2025 📖 1 menit
BPS Catat Lonjakan Ekspor Indonesia Maret 2025 Capai USD 23,25 Miliar
Ilustrasi/ekspor/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia pada Maret 2025 mencapai US$ 23,25 miliar, tumbuh 5,95% secara bulanan (mtm) dan 3,16% secara tahunan (yoy).

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa lonjakan terbesar berasal dari sektor nonmigas, khususnya kelompok logam dasar dan produk elektronik.

Ekspor migas pada Maret 2025 mencapai US$ 1,45 miliar, naik 28,81% mtm dan 2,56% yoy, terutama didorong oleh peningkatan nilai ekspor hasil minyak mentah.

Sementara itu, nonmigas mencatat US$ 21,8 miliar, tumbuh 4,71% mtm dan 2,56% yoy.

Komoditas yang menyumbang adalah bijih logam, kerak dan abu, besi dan baja, serta mesin dan perlengkapan elektronik yang sedang naik daun.

Berdasarkan kelompok sektor nonmigas, industri pengolahan memimpin dengan nilai US$ 18,16 miliar, tumbuh 2,98% mtm dan 9% yoy.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencapai US$ 570 juta (1,73% mtm, 32,8% yoy), sedangkan pertambangan mencapai US$ 3,07 miliar (16,96% mtm, –26,35% yoy).

Ekspor Januari–Maret 2025 naik 7,84% dibanding periode yang sama tahun lalu, dengan andil industri pengolahan sebesar 12,18%.

Amalia menambahkan bahwa eksportir di sektor logam dasar bukan besi, nikel, dan semikonduktor mampu memanfaatkan permintaan global, yang mendorong kinerja positif ekspor Indonesia.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK