Fakta Nasional

Bukan 15 Ribu! Badan Gizi Nasional Klarifikasi Anggaran Makan Bergizi Gratis

FAKTANASIONAL.NET - Simpang siur mengenai besaran anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya menemui titik terang. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa alokasi untuk bahan baku makanan berada di kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per po…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Thursday, 26 February 2026 📖 1 menit
Bukan 15 Ribu! Badan Gizi Nasional Klarifikasi Anggaran Makan Bergizi Gratis
Program pemerintah, MBG akan dirancang untuk evaluasi/net.
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Simpang siur mengenai besaran anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akhirnya menemui titik terang.

Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa alokasi untuk bahan baku makanan berada di kisaran Rp8.000 hingga Rp10.000 per porsi.

Angka ini sekaligus membantah narasi di media sosial yang menyebutkan nilai Rp15.000 per porsi secara merata, dilansir pada 26 Februari 2026.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa total anggaran per porsi tidak hanya untuk makanan, tetapi mencakup biaya operasional yang cukup kompleks.

Untuk kategori Balita hingga SD kelas 3, bahan makanan dianggarkan Rp8.000, sedangkan kategori di atasnya hingga ibu menyusui dipatok Rp10.000.

Sisa dana dialokasikan untuk operasional seperti listrik, air, gas, serta insentif bagi relawan dan tenaga kerja di lapangan.

Selain bahan baku, terdapat biaya Rp2.000 per porsi yang difungsikan untuk sewa lahan, pembangunan dapur (SPPG), hingga penyediaan peralatan masak modern.

BGN berkomitmen menjaga kualitas menu agar tetap sesuai standar gizi meskipun anggaran operasional cukup besar.

Masyarakat pun diimbau untuk aktif melaporkan jika ditemukan ketidaksesuaian menu di lapangan guna memastikan program ini tepat sasaran dan transparan.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK