Fakta Nasional

Bulog Kalteng Borong 9.288 Ton Beras, Tembus 93% Target 2025

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - BULOG Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat serapan setara beras sepanjang tahun 2025 mencapai 9.288 ton, atau sekitar 93% dari target 9.982 ton. Realisasi ini menandai capaian tertinggi di provinsi tersebut pada…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 24 June 2025 📖 1 menit
Bulog Kalteng Borong 9.288 Ton Beras, Tembus 93% Target 2025
Cadangan Beras Indonesia Tertinggi Sepanjang Sejarah/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - BULOG Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat serapan setara beras sepanjang tahun 2025 mencapai 9.288 ton, atau sekitar 93% dari target 9.982 ton.

Realisasi ini menandai capaian tertinggi di provinsi tersebut pada musim pertama penyerapan beras dari petani.

Realisasi Serapan hingga 93% dari Target
Kepala Kantor Bulog Wilayah Kalteng, Budi Sultika, menjelaskan bahwa target awal 1.856 ton telah dinaikkan beberapa kali hingga 9.982 ton.

Penyerapan ini meliputi pembelian beras di gudang dengan harga Rp 12.000/kg dan gabah seharga Rp 6.500/kg. Peningkatan target dan realisasi yang cepat menunjukkan koordinasi yang baik antara Bulog dan petani lokal.

Menurut Budi, pencapaian ini termasuk sejarah baru bagi Kalteng, karena sebelumnya realisasi maksimal hanya sekitar 5.000 ton.

Bulog terus mengoptimalisasi pembelian hasil panen petani untuk mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional. Kerja sama dengan pemerintah daerah dan penguatan infrastruktur pergudangan menjadi faktor penentu keberhasilan ini.

Ke depan, Bulog Kalteng akan melanjutkan penyerapan di musim tanam berikutnya, memastikan petani mendapatkan harga wajar dan stok beras nasional tetap terjaga.

Upaya ini diharapkan dapat menurunkan ketergantungan impor serta menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Dengan pencapaian 93% target dalam waktu singkat, Bulog Kalteng menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK