Buronan Interpol Ditangkap!!! Menko Yusril Bantah Miqdad Sebagai Ulama Pejuang Palestina
BETAPA hati-hatinya Menko Yusril Ihza Mahendra mengklarifikasi terkait warga Palestina Abdul Karim Raed Miqdad, yang berada di Indonesia, yang menjadi buronan interpol, dan ditangkap di Indonesia. Oleh aktivis Islam seperti Chiki Fawzi, bisa jadi da…
Dengarkan Ringkasan
BETAPA hati-hatinya Menko Yusril Ihza Mahendra mengklarifikasi terkait warga Palestina Abdul Karim Raed Miqdad, yang berada di Indonesia, yang menjadi buronan interpol, dan ditangkap di Indonesia.
Oleh aktivis Islam seperti Chiki Fawzi, bisa jadi dari informasi yang didapatnya, Abdul Karim Read Miqdad dipanggil dengan panggilan Syeikh Miqdad, seorang ulama ahli Fikih, asal Palestina, yang ada di Indonesia.
Selain ulama Fikih, Syeikh Miqdad, sebagaimana yang diagung-agungkan Chiki Fawzi, adalah seorang aktivis kemerdekaan Palestina. Dengan tertangkapnya di Indonesia, otomatis komitmen Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina juga dipertanyakan, Chiki?
Bahasa influencer Chiki Fawzi ini lumayan provokatif mempertanyakan pemerintah Indonesia. Seperti tak ada lagi kebanggaannya (WNI) terhadap pemerintah Indonesia terkait penangkapan warga Palestina itu.
Menko Yusril Ihza Mahendra mengurut satu persatu terkait warga Palestina bernama Abdul Karim Read Miqdad ini dan soal buronan interpol dari Republik Ciprus. Apa itu interpol dijelaskan oleh Menko Yusril.
Menko Yusril membantah bahwa Miqdad adalah seorang ulama dan aktivis kemerdekaan Palestina. Ia melakukan kejahatan transnasional, yang pastinya tak disebut Menko Yusril, karena itu bukan wewenangnya. Tak semuanya juga warga Palestina itu seorang ulama.
Menko Yusril juga mengklarifikasi terkait warga Palestina itu setelah ditangkap, lalu oleh Siprus diserahkan kepada Israel. Dubes Siprus sendiri yang membantahnya, karena itu menyalahi aturan tersendiri.
Malam ini Menko Yusril akan bertemu Ormas Islam bersama MUI dan akan menjelaskan semuanya secara terang-benderang, agar tidak ada lagi sakwa sangka. Semoga saja Chiki Fawzi juga diundang agar ia juga tahu apa yang terjadi sebenarnya. (ERIZAL)
Sumber: FB @erizal.sastra
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.