Fakta Nasional

Cek Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI (Update Oktober 2025) Sebelum Buka Rekening

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Sebelum memutuskan membuka rekening tabungan baru, ada satu faktor krusial yang sering terlewatkan namun penting untuk dipahami: kebijakan saldo minimum yang mengendap. Setiap bank memiliki ketentuan nominal yang berbeda…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 21 October 2025 📖 1 menit
Cek Saldo Minimum Bank Mandiri, BRI, dan BNI (Update Oktober 2025) Sebelum Buka Rekening
Mesin ATM/(ilustrasi/@pixabay)
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Sebelum memutuskan membuka rekening tabungan baru, ada satu faktor krusial yang sering terlewatkan namun penting untuk dipahami: kebijakan saldo minimum yang mengendap. Setiap bank memiliki ketentuan nominal yang berbeda-beda. Memahami hal ini sejak awal dapat menghindarkan nasabah dari beban pikiran atau masalah finansial di kemudian hari.

Saldo minimum, atau sering disebut saldo mengendap, pada dasarnya adalah dana yang "ditahan" oleh bank dan tidak dapat ditarik oleh nasabah.

Uang yang mengendap tersebut berfungsi sebagai jaring pengaman bagi pihak bank. Dana ini akan digunakan untuk menutupi berbagai biaya, seperti biaya administrasi bulanan, biaya transaksi, atau biaya penutupan rekening.

Hal ini terutama berlaku jika nasabah sudah tidak aktif lagi menggunakan rekening tersebut namun rekening masih berstatus aktif. Besaran nominalnya sangat bervariasi, tergantung pada jenis produk tabungan yang dipilih.

Sebagai referensi, berikut adalah rincian saldo minimum yang berlaku per Oktober 2025 di tiga bank besar Indonesia. Untuk Bank Mandiri, Tabungan Rupiah memiliki saldo minimum Rp 100.000, sedangkan TabunganKu Rp 20.000.

Di Bank BRI, BritAma menetapkan Rp 50.000, BRI Simpedes Rp 25.000, dan BRI SimPel hanya Rp 5.000. Sementara itu, Bank BNI menerapkan Rp 150.000 untuk BNI Taplus dan Rp 1.000.000 untuk BNI Taplus Bisnis, namun BNI Taplus Muda tidak memiliki saldo mengendap.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK