Fakta Nasional

Dadan Hindayana Buka Suara: Benarkah Anggaran Alat Makan Capai Rp4 Triliun?

FAKTANASIONAL.NET - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, akhirnya memberikan klarifikasi tegas terkait isu miring yang menyeret lembaga baru tersebut. Dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 13 April 2026, Dadan meluruskan simpang siur…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 14 April 2026 📖 1 menit
Dadan Hindayana Buka Suara: Benarkah Anggaran Alat Makan Capai Rp4 Triliun?
Kejaksaan Agung resmi menahan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana setelah dicopot Presiden Prabowo. Simak respons 98 Resolution Network./(Dok. Ist)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, akhirnya memberikan klarifikasi tegas terkait isu miring yang menyeret lembaga baru tersebut.

Dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 13 April 2026, Dadan meluruskan simpang siur mengenai pengadaan barang operasional untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan publik.

Kabar yang menyebutkan adanya pengadaan 32.000 unit laptop dan anggaran alat makan sebesar Rp4 triliun dibantah keras oleh Dadan. Ia menegaskan bahwa data tersebut tidak benar.

Realitasnya, sepanjang tahun 2025, BGN hanya melakukan pengadaan laptop sebanyak 5.000 unit saja.

Sementara untuk alat makan, pengadaan dikhususkan bagi 315 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dibiayai oleh APBN.

Dadan merinci bahwa pagu anggaran untuk alat makan hanya sebesar Rp89,32 miliar, dengan realisasi penggunaan dana yang sangat efisien, yakni sekitar Rp68,94 miliar.

Hal ini membuktikan bahwa manajemen anggaran dilakukan secara terukur dan jauh dari angka triliunan rupiah seperti yang diklaim di media sosial.

Mengenai isu pengadaan kaos kaki, Dadan menjelaskan bahwa BGN tidak melakukan pengadaan tersebut secara langsung.

Perlengkapan tersebut merupakan bagian dari program pendidikan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Seluruh prosesnya dikelola oleh Universitas Pertahanan melalui mekanisme swakelola tipe 2 menggunakan anggaran BGN.

Dengan penjelasan ini, diharapkan publik dapat melihat proporsi anggaran yang sebenarnya secara objektif.**


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK