Danantara Bidik Lahan 32 Hektare Dekat Masjidil Haram untuk Kampung Haji
FAKTANASIONAL.NET - CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan rencana perseroan untuk mengakuisisi lahan seluas 32 hektare di Arab Saudi. Lahan tersebut berlokasi strategis, sekitar 600 meter dari Masjidil Haram, dan akan menjadi bagian dari peng…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengungkapkan rencana perseroan untuk mengakuisisi lahan seluas 32 hektare di Arab Saudi. Lahan tersebut berlokasi strategis, sekitar 600 meter dari Masjidil Haram, dan akan menjadi bagian dari pengembangan proyek Kampung Haji.
Rosan menjelaskan, proses akuisisi saat ini masih berada pada tahap tender yang diselenggarakan oleh Royal Commission for Makkah City and Holy Sites (RCMC). Meski belum final, Danantara telah memperoleh sinyal positif terkait peluang memenangkan tender tersebut.
“Prosesnya masih berjalan. Kami sudah diberitahu bahwa peluang untuk mendapatkan lahan tersebut cukup besar. Lokasinya kurang lebih 600 meter dari Masjidil Haram dengan luas sekitar 32 hektare,” ujar Rosan dalam keterangannya yang dikutip redaksi, Sabtu (13/2/2026).
Sebelumnya, Danantara telah lebih dahulu merealisasikan pembelian tiga bangunan, termasuk satu hotel, dengan total sekitar 1.461 kamar. Aset tersebut diproyeksikan mendukung kebutuhan akomodasi jamaah haji dan umrah Indonesia.
Selain itu, di area depan kompleks yang telah diakuisisi terdapat lahan seluas kurang lebih 5 hektare yang direncanakan untuk pembangunan 13 menara (tower) dan satu pusat perbelanjaan. Saat ini, perusahaan masih melakukan perhitungan teknis dan finansial terkait pembangunan proyek tersebut.
Lokasi pembangunan 13 tower tersebut berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram. Namun, akses menuju kawasan itu dinilai strategis karena telah tersedia terowongan langsung yang sudah rampung dibangun.
Rencana ekspansi ini menegaskan langkah Danantara dalam memperkuat infrastruktur pendukung layanan haji dan umrah, sekaligus membuka peluang investasi jangka panjang di sektor properti strategis di kawasan suci Makkah.[Mut]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.