Fakta Nasional

Danantara Indonesia Siap Serbu Pasar Modal: Anti Goda Saham Gorengan

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) kini siap mengalokasikan dananya ke pasar modal domestik. Keputusan ini diambil karena pasar modal dinilai lebih strategis dan likuid untuk penempata…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Sunday, 30 November 2025 📖 1 menit
Danantara Indonesia Siap Serbu Pasar Modal: Anti Goda Saham Gorengan
Danantara: Langkah Strategis Investasi Nasional/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) kini siap mengalokasikan dananya ke pasar modal domestik. Keputusan ini diambil karena pasar modal dinilai lebih strategis dan likuid untuk penempatan dana besar, dibandingkan opsi perbankan tradisional. Langkah ini menandai pergeseran fokus investasi Danantara dalam mencari imbal hasil yang lebih optimal.

Kriteria Ketat Menjaring Saham Berkualitas

Managing Director Treasury Danantara, Ali Setiawan, menegaskan bahwa mereka akan sangat selektif. Danantara tidak akan terjerumus pada spekulasi atau "saham gorengan" dengan rasio harga terhadap laba (PE) yang terlalu tinggi, 29/11/2025.

Proses pemilihan saham akan melalui enam saringan fundamental yang ketat: mengevaluasi Return on Equity (ROE), rasio PE, dividend yield, kapitalisasi pasar (market cap), profitabilitas, dan likuiditas harian. Strategi ini selaras dengan mandat ganda (dual mandate) SWF (Sovereign Wealth Fund) selama lima tahun ke depan, menyeimbangkan proyek strategis, investasi privat komersial, dan pencarian return di pasar modal.

Kolaborasi Strategis Atasi Tantangan Likuiditas

CEO Danantara, Rosan Roeslani, mengakui tantangan likuiditas pasar saham Indonesia yang masih harus ditingkatkan. Untuk menjawab hal ini, Danantara telah menjalin kerja sama strategis dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Kolaborasi ini berpotensi mencakup pembentukan Indeks Danantara x IDX serta upaya perluasan jangkauan Exchange Traded Fund (ETF) ke pasar global. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan tolok ukur investasi yang transparan, memudahkan akses investor, dan membuat produk pasar modal Indonesia lebih relevan dengan tren investasi global.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK