Daniel Johan Ingatkan Pemerintah Awasi Ketat Kebijakan Penghapusan Utang UMKM
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyambut baik kebijakan pemerintah untuk menghapus utang macet UMKM, petani, dan nelayan. Namun, ia mengingatkan pentingnya pengawasan ketat agar kebijakan ini tidak disalahgunaka…
Dengarkan Ringkasan
JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET- Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyambut baik kebijakan pemerintah untuk menghapus utang macet UMKM, petani, dan nelayan. Namun, ia mengingatkan pentingnya pengawasan ketat agar kebijakan ini tidak disalahgunakan.
"Kita harus memastikan tidak ada penyalahgunaan atau penyelewengan dalam pelaksanaan kebijakan ini," ujar Daniel dalam keterangannya, Rabu (6/11/2024).
Menurut Daniel, kebijakan yang baik harus dibarengi dengan sistem pengawasan yang efektif. "Prosesnya harus transparan dan diawasi ketat agar tidak ada celah bagi oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan pribadi," tegasnya.
Legislator asal Kalimantan Barat ini juga menyoroti pentingnya solusi jangka panjang untuk permasalahan UMKM. "Penghapusan utang hanya solusi sementara. Kita perlu fokus pada upaya memperkuat sektor ekonomi kecil dan menengah secara berkelanjutan," kata Daniel.
Daniel mengusulkan beberapa langkah yang perlu dilakukan pemerintah, diantaranya, Pemerintah perlu memberikan program-program yang dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing UMKM, seperti pelatihan manajemen, akses pasar, dan dukungan teknologi. Meningkatkan investasi di sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan untuk meningkatkan produktivitas dan mengurangi ketergantungan pada impor.
Pemerintah perlu menjaga stabilitas harga produk pertanian untuk melindungi petani dari fluktuasi harga yang merugikan, memperkuat koperasi petani untuk meningkatkan daya tawar petani dalam negosiasi harga.
"Dengan langkah-langkah tersebut, kita berharap UMKM dapat tumbuh lebih mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah," ujar Daniel.
Daniel juga menekankan pentingnya mengurangi ketergantungan UMKM pada utang. "Kita perlu menciptakan ekosistem yang memungkinkan UMKM tumbuh secara organik tanpa harus terbebani oleh utang," tambahnya. [dnl]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.