Fakta Nasional

Darurat Judi Online Anak: Menanti Terobosan Nyata Komdigi di Era Digital Modern

FAKTANASIONAL.NET - Data mengejutkan mengenai 200 ribu anak Indonesia yang terpapar judi online memicu kritik tajam terhadap kinerja Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Hamdi Putra dari Forum Sipil Bersuara (Forsiber) menilai bahwa pendeka…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 15 May 2026 📖 1 menit
Darurat Judi Online Anak: Menanti Terobosan Nyata Komdigi di Era Digital Modern
Darurat Judi Online Anak: Menanti Terobosan Nyata Komdigi di Era Digital Modern/(Foto: Ilustrasi)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Data mengejutkan mengenai 200 ribu anak Indonesia yang terpapar judi online memicu kritik tajam terhadap kinerja Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Hamdi Putra dari Forum Sipil Bersuara (Forsiber) menilai bahwa pendekatan pemerintah saat ini masih terjebak pada pola lama yang tidak efektif.

Dalam pernyataannya pada Kamis (14/5/2026), ia menekankan bahwa sekadar pemblokiran situs dan patroli siber tidak lagi cukup untuk membendung ekosistem perjudian yang kini sudah menyatu dengan budaya internet harian.

Ancaman digital saat ini telah berevolusi menjadi sangat cair, mulai dari promosi via influencer hingga fitur gamifikasi di aplikasi percakapan.

Forsiber berpendapat bahwa narasi moral dan literasi digital yang bersifat imbauan tidak akan mampu melindungi puluhan ribu anak di bawah usia 10 tahun yang sudah menjadi korban.

Pemerintah didesak untuk tidak lagi hanya mengejar domain situs yang muncul dalam hitungan jam setelah ditutup.

Sebaliknya, Indonesia perlu mengadopsi prinsip safety by design seperti yang diterapkan di negara-negara maju. Langkah ini mewajibkan platform digital membangun benteng keamanan sejak tahap pengembangan, termasuk pengawasan algoritma dan audit sistem rekomendasi otomatis.

Tanpa adanya kontrol sistemik yang kuat terhadap teknologi, pengakuan pemerintah soal angka korban hanya akan menjadi cermin kegagalan dalam merumuskan kebijakan yang relevan dengan zaman.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK