Fakta Nasional

Darurat Truk ODOL: Nyawa Melayang dan Triliunan Rupiah Lenyap Akibat Pembiaran Sistemik!

FAKTANASIONAL.NET - Ancaman maut dari truk bermuatan berlebih atau Over Dimension and Over Loading (ODOL) masih terus menghantui masyarakat. Melansir keterangan kritis dari perwakilan Forum Sipil Bersuara (FORSIBER), Hamdi Putra, pada Selasa (12/5/2…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Aditya Editor: Redaksi 📍 Nasional Tuesday, 12 May 2026 📖 1 menit
Darurat Truk ODOL: Nyawa Melayang dan Triliunan Rupiah Lenyap Akibat Pembiaran Sistemik!
Darurat Truk ODOL: Nyawa Melayang dan Triliunan Rupiah Lenyap Akibat Pembiaran Sistemik!/(ilustrasi)
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Ancaman maut dari truk bermuatan berlebih atau Over Dimension and Over Loading (ODOL) masih terus menghantui masyarakat.

Melansir keterangan kritis dari perwakilan Forum Sipil Bersuara (FORSIBER), Hamdi Putra, pada Selasa (12/5/2026), eksistensi truk raksasa di jalanan nasional hingga tol seolah menelanjangi lemahnya wibawa hukum kita.

Padahal, instrumen aturannya jelas tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, khususnya Pasal 277 yang mengatur sanksi pidana bagi pelanggar dimensi.

Alih-alih menindak tegas, Korlantas Polri selaku aparat penegak hukum justru pernah mengakui bahwa penertiban selama ini belum berjalan maksimal. Ironi ini diperparah oleh target bebas ODOL yang terus-menerus direvisi mundur.

Dari yang awalnya ditargetkan rampung pada 2017, tenggatnya bergeser ke 2019, meleset lagi ke 2023, hingga ditunda ke 2027.

Menurut Hamdi, kemunduran hampir satu dekade ini mengindikasikan bahwa negara cenderung mengambil langkah kompromistis. Pelanggaran berat sering kali hanya dijawab dengan masa transisi dan edukasi tanpa ada eksekusi permanen di lapangan.

Bebasnya ribuan truk ODOL beroperasi jelas bukan sebuah kebetulan. Kendaraan tak layak ini secara ajaib lolos dari serangkaian pengawasan, mulai dari uji KIR, timbangan, hingga patroli kepolisian.

Kegagalan sistemik ini melahirkan kerugian yang tak main-main. Setiap tahun, pemerintah terpaksa menghabiskan puluhan triliun rupiah anggaran pelestarian jalan demi menambal aspal yang diremukkan oleh beban muatan tak masuk akal.

Tragisnya, selain pemborosan fiskal, truk ODOL telah bertransformasi menjadi mesin pembunuh jalanan. Insiden rem blong hingga truk terguling terus memakan korban jiwa warga.

Pembiaran struktural terhadap pelanggaran masif ini sudah sepatutnya menjadi alarm darurat nasional. Publik memiliki hak penuh atas jalan raya yang aman, dan integritas negara sangat dipertaruhkan bila hukum hanya ditegakkan secara seremonial.[dit]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK