Defisit APBN Terancam Melebar Akibat Lonjakan Harga Minyak
FAKTANASIONAL.NET - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperingatkan bahwa defisit anggaran negara berisiko melampaui target awal. Perang yang melibatkan Israel, AS, dan Iran telah memicu kenaikan harga energi global yang secara langsung membeba…
Dengarkan Ringkasan
FAKTANASIONAL.NET - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memperingatkan bahwa defisit anggaran negara berisiko melampaui target awal.
Perang yang melibatkan Israel, AS, dan Iran telah memicu kenaikan harga energi global yang secara langsung membebani fiskal Indonesia melalui subsidi energi, dilansir pada 7 Maret 2026.
Berdasarkan simulasi Kemenkeu, jika harga minyak dunia bertahan di angka 92 dolar AS per barel tanpa ada intervensi, defisit APBN bisa membengkak hingga 3,7 persen dari PDB.
Angka ini melampaui batas aman yang ditetapkan dalam undang-undang keuangan negara.
Meskipun situasi sulit, pemerintah optimistis dapat menjaga defisit tetap di bawah 3 persen melalui penyesuaian belanja dan pengelolaan subsidi yang lebih selektif.
Sejarah menunjukkan ekonomi Indonesia mampu bertahan saat harga minyak mencapai puncaknya di masa lalu asalkan kebijakan pendukung tetap terjaga.[dit]
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.