Fakta Nasional

Demo di DPR Berakhir Tanpa Anarkis

FAKTANASIONAL.NET - Demo di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026) berakhir tanpa anarkis. Demo menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor oleh DPR RI itu berakhir saat hari gelap. Kelompok AMPB Bubar Sejak Sia…

Penulis: Djono W Oesman Editor: Redaksi 📍 Nasional Friday, 28 August 2026 📖 2 menit
Demo di DPR Berakhir Tanpa Anarkis
Demo di depan Gedung DPR RI, Kamis malam, 27 Agustus 2026. Foto: Antara

FAKTANASIONAL.NET - Demo di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026) berakhir tanpa anarkis. Demo menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset Koruptor oleh DPR RI itu berakhir saat hari gelap.

Kelompok AMPB Bubar Sejak Siang

Gelombang massa awal yang berasal dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah membubarkan diri lebih awal sejak Kamis siang, 27 Agustus 2026.

Pembubaran dilakukan tertib usai perwakilan mereka diterima beraudiensi oleh jajaran pimpinan parlemen.

Pendemo Juga Tuntut Febrie Adriansyah

Koordinator AMPB, Supriyono alias Botok, membacakan hasil kesepakatan di hadapan para peserta aksi sekitar pukul 12.00 WIB.

Pihak DPR RI secara resmi mengeluarkan surat komitmen tertulis yang menargetkan penyelesaian pembahasan RUU Perampasan Aset Koruptor paling lambat 15 Desember 2026.

Usai pembacaan komitmen tersebut, rombongan warga asal Pati, Jateng, ini langsung bergerak menuju armada bus masing-masing di kawasan Palmerah, Jakata Barat, untuk perjalanan kembali ke daerah asal.

Petang Hari

Memasuki sore hingga menjelang malam, situasi di depan pintu utama Gedung DPR RI sempat diwarnai massa dari elemen lain yang masih bertahan.

Polisi menyemprotkan air (water cannon) dari dalam area kompleks parlemen sekitar pukul 18.58 WIB.

Langkah tersebut membuat sisa peserta aksi bergerak mundur dan berangsur membubarkan diri secara mandiri menyusuri jalur arah jalan utama.

Petugas kepolisian melalui pengeras suara juga terus mengimbau warga agar segera kembali ke hunian masing-masing demi keselamatan bersama.

Sekitar pukul 21.00 area di depan Gedung DPR RI sudah tidak ada pendemo. Hanya sisa sampah berserakan.

Demo Tidak Mengarah ke Makar

Kondisi Lalu Lintas

Polda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya secara terbuka namun tetap menjaga suasana Ibu Kota tidak berujung pada tindakan anarkis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menegaskan, dinamika penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian inheren dari demokrasi yang wajib dihormati.

"Kami mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan aspirasi secara tertib dan damai. Setelah perwakilan diterima oleh pimpinan DPR RI, massa secara bertahap meninggalkan lokasi dengan baik," jelas Budi.

Seiring mengalirnya massa meninggalkan area Senayan, polisi bersama petugas Dinas Perhubungan mulai melakukan pengaturan lalu lintas secara situasional. (*)


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK