Fakta Nasional

Dialog di Alam Lepas Perbukitan Jayapura, AHY Catat Keluh Kesah Warga Papua

FAKTANASIONAL.NET - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan dialog langsung dengan warga Papua dalam sebuah kunjungan kerja, September 2026. Dalam dialog santai di alam bebas it…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: M. Sahlan Editor: Redaksi 📍 Nasional Monday, 21 September 2026 📖 1 menit
Dialog di Alam Lepas Perbukitan Jayapura, AHY Catat Keluh Kesah Warga Papua
) -->

FAKTANASIONAL.NET - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melakukan dialog langsung dengan warga Papua dalam sebuah kunjungan kerja, September 2026.

Dalam dialog santai di alam bebas itu, AHY mendengar suara dan keluh kesah warga Papua. Lalu dicatat dan AHY mengaku akan meneruskannya menjadi aksi-aksi nyata untuk dilaksanakan Pemerintah.

"Saya mendengar langsung ketulusan dan aspirasi dari Mama-Mama dan masyarakat di Jayapura. Mereka bercerita tentang perjuangan menembus jalan rusak demi menuju pasar, kerinduan akan akses air bersih sebagai sumber kehidupan, hingga mimpi besar agar anak-anak Papua dapat terus bersekolah tanpa terkendala biaya," kata AHY.

Ketua Umum Partai Demokrat itu juga menegaskan bahwa negara Indonesia harus memberi perhatian penuh untuk memenuhi harapan dan kebutuhan warga negara, termasuk apa yang menjadi keluh kesah masyarakat Papua.

"Suara masyarakat adalah pengingat bahwa pembangunan harus benar-benar menjawab kebutuhan mereka. Pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten harus terus hadir, mendengarkan, dan bekerja bersama untuk mempercepat pembangunan," tandas AHY.

"Mari bersama-sama menyongsong hari esok yang lebih baik untuk Tanah Papua," tuntas Putra dari presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK