Fakta Nasional

Diiringi Tangis dan Penyesalan, Wakil Kepala BGN Minta Maaf Serta Janji Perbaiki Total Program MBG

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan permintaan maaf atas kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ribuan siswa di berbagai daerah. Dala…

volume_up

Dengarkan Ringkasan

Penulis: Editor Editor: Redaksi 📍 Nasional Saturday, 27 September 2025 📖 1 menit
Diiringi Tangis dan Penyesalan, Wakil Kepala BGN Minta Maaf Serta Janji Perbaiki Total Program MBG
Wakil Ketua BGN, Nanik S. Deyang menangis dan minta maaf soal maraknya keracunan yang terjadi di program MBG/Scsht youtube CNN.
) -->

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan permintaan maaf atas kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ribuan siswa di berbagai daerah.

Dalam konferensi pers, Jumat (26/9/2025), Nanik menyampaikan penyesalan mendalam atas nama BGN dan seluruh dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Dari hati saya yang paling dalam, saya mohon maaf. Atas nama BGN, atas nama seluruh SPPG di Indonesia. Sebagai seorang ibu, melihat video anak-anak yang sakit membuat hati saya sangat sedih,” ucapnya dengan suara bergetar.

Ia menegaskan, kasus keracunan tidak bisa hanya dilihat sebagai angka statistik, melainkan menyangkut nyawa. “Satu anak saja sakit, itu sudah menjadi tanggung jawab kami. Kesalahan ini harus diperbaiki secara menyeluruh. Sekali lagi, kepada anak-anak tercinta se-Indonesia dan para orang tua, saya mohon maaf dan berjanji hal ini tidak akan terulang,” kata Nanik sebelum menitikkan air mata.

Nanik juga menegaskan, BGN sepenuhnya mengakui kesalahan atas insiden pangan MBG yang menimbulkan keracunan massal di sejumlah wilayah.

“BGN bertanggung jawab penuh atas kesalahan ini,” tegasnya.

Kasus keracunan MBG terus meningkat dalam tiga pekan terakhir. Dua daerah bahkan sudah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB), yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Mamuju.

Data BGN, per 22 September mencatat 4.711 orang terdampak keracunan MBG di seluruh Indonesia. Angka itu terdiri dari 1.281 orang di wilayah I (Sumatra), 2.606 orang di wilayah II (Jawa), serta 824 orang di wilayah III (Kalimantan, Bali, Sulawesi, NTT, Maluku, dan Papua).

Sementara catatan Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) per 21 September menyebut jumlah korban mencapai 6.452 orang, dengan kasus terbanyak di Jawa Barat (2.012 orang), disusul DIY (1.047 orang), Jawa Tengah (722 orang), Bengkulu (539 orang), dan Sulawesi Tengah (446 orang).

Jumlah tersebut terus bertambah. Temuan terbaru datang dari Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, di mana 103 siswa Kecamatan Ujungjaya dilaporkan keracunan setelah mengonsumsi menu MBG pada Jumat (26/9/2025).[zul]


Halaman:

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.

Jaringan Informasi Nusantara

Menghubungkan fakta dari setiap sudut Indonesia, memberikan suara bagi daerah untuk literasi positif yang membangun bangsa.

28 Provinsi Tercover
500+ Kontributor Daerah
FAKTA NASIONAL NETWORK